Permohonan MaafWakil Wali Kota Diky Candra Setelah Perilaku Spontan Mencekik Pengasuh Ponpes di Tasikmalaya

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Wakil WaliKota Tasikmalaya Diky Candra mengajukan terima maaf atas cecae yang terjadi selama acara Forum Baris Indonesia 1.0 di GOR Susi Susanti. Peristiwa tersebut melibatkan pengasuhan Pondok Pesantren Fauzan Paseh, Ustaz Mabruri, pada tanggal 16 Mei 2026. Diky mengakui kondisi fisiknya saat itu masih menderit, berdirinya lelah dan kadar gula darah tinggi akibat diabetes. Meskipun demikian, ia tetap menghadiri agenda untuk memenuhi tanggung jawab umum.

Dalam pernyataannya, Diky mengakui bahwa respon spontannya terjadi saat Ustaz Mabruri mencoba menyapanya dengan pakaian olahraga. Sakitnya muncul karena tidak langsung mengenali siapapun, ditambah kondisi tubuh yang tidak stabil. Peristiwa ini segera dilerai oleh pihak yang ada di lokasi. Meskipun awalnya memanas, keduanya telah menjawab dengan islah dan saling memaafkan.

Diky juga menekankan bahwa permasalahan tidak berlebihan dan telah diselesaikan secara pribadi. Kejadian ini menjadi perhatian publik karena terjadi di area yang dimangka ketertiban. Namun, ia menyatakan bahwa hubungan dengan Ustaz Mabruri sudah normal dan tidak ada perasaan negatif.

Daya durkanya untuk tetap hadir di acara tersebut menunjukkan komitmen terhadap tanggung jawab publik. Meskipun kesehatannya tidak sempurna, Diky tetap memilih menghadiri kegiatan yang penting. Islahnya menjadi demonstrasi bahwa konflik bisa resolved dengan pemahaman dan kejujuran.

Kesadaran akan kesalahan dan keberanian untuk mengakui kesalahan bisa menjadi pondasi untuk membangun hubungan yang lebih harmonis. Peristiwa itu menjadi pengingat bahwa kelanjutan dan empati penting dalam interaksi sosial. Meski ada kesengsuran, solusi yang benar adalah fokus pada pengembalian kehaluan positif.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan