Penataan kabel Semrawut di Tasikmalaya mulai diatur oleh Pemkot beserta Apjatel tanpa APBD.

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Pemerintah KotaTasikmalaya memulai pelaksanaan penataan kabel telekomunikasi yang hingga kini berlangsung di surface. Langkah ini dilaksanakan melalui MoU dengan Apjatel, dengan tujuan bukan hanya meningkatkan keindahan kota, tetapi juga mengurangi ancaman keselamatan. Wali Kota, Viman Alfarizi Ramadhan, menjelaskan kerja sama ini sebagai tahap awal sebelum penundaan perjanjian kerja sama teknis.

Konsep penataan dilakukan melalui dua metode: perapihan kabel udara dan penyesuaian jaringan ke bawah tanah. Tahap awal akan memanfaatkan infrastruktur yang sudah ada, seperti di jalur Jalan Dr. Soekardjo hingga HZ Mustofa. Viman menekankan bahwa ini merupakan kerja saling menguntungkan, karena operator tetap dapat menghasilkan profit, sementara kota mendapatkan keuntungan berupa peningkatan layanan digital dan keamanan publik.

Ketua Apjatel Jawa Barat, Yudiana Arifin, mengonfirmasi siapnya melakukan penataan jaringan di Tasikmalaya. Ia menekankan keterlibatan operator sebagai tanggung jawab untuk menjaga kestabilan infrastruktur telekomunikasi. Namun, pelaksanaan perlu dilakukan dengan penelitian teknis mendalam untuk memastikan jalur bawah tanah mampu menampung beban jaringan tanpa gangguan.

Anang Safaat, Ketua Komisi III DPRD, memuji iniciatief. Ia mengingatkan bahwa penataan jaringan berdampak pada keselamatan masyarakat, bukan hanya estetika. Dulu, terjadi kerusakan jaringan yang dapat menyebabkan banjir listrik, hal yang berbahaya. Penataan tidak hanya tentang PAD, tetapi tentang melindungi nyawa warga.

Kebijakan ini merupakan pengisian wacana dari 2018. Dengan tidak mengandalkan APBD, Pemkot memanfaatkan gotong royong operator. Langkah ini diharapkan menjadi solusi berkelanjutan untuk mengelola infrastruktur telekomunikasi di kota, menjamin kualitas layanan serta keamanan masyarakat dalam era digital yang pesat.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan