Waspadai Celah Korupsi: Mantan Anggota DPRD Tasikmalaya Minta Pemkab Mengatasi Masalah Pinjaman Daerah

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Pemerintah Tasikmalaya diminta untuk waspada dalam memanfaatkan dana pinjaman dari pemerintah pusat melalui PT SMI. Jika tidak dilaksanakannya dengan bijak, kemungkinan muncul celah korupsi.

Dr. Basuki Rahmat, mantan Anggota DPRD dari PPP pada periode 2014–2019, mengingatkan untuk tidak memanfaatkan dana tersebut secara tidak bertanggung jawab. “PT SMI adalah BUMN yang dikelola oleh Kemenkeu untuk pembiayaan infrastruktur,” menjelaskan ia.

Penggunaan dana untuk pembangunan jalan harus dilakukan dengan teliti agar tidak terkait tindak pidana korupsi. “Korupsi memang beragam jenis dan cara kerjanya, jadi wadahnya harus diselenggarakan dengan hati-hati,” kata Basuki.

Dia menegaskan bahwa pinjaman yang diminta untuk infrastruktur bisa menjadi kerugian jika pengelolaannya tidak teratur. “Salahgunaan anggaran bisa berupa gratifikasi, pengurangan dana, atau modus lainnya yang secara tidak langsung menjadi tindak pidana,” tambahinya.

Meskipun Basuki tidak memiliki informasi pasti tentang dugaan cashback dalam pinjaman, ia memaksa para pihak terkait untuk waspada. Dana yang mahal ini harus digunakan dengan efektif, sehingga tidak ada pengurangan atau penyalahgunaan yang bisa merugikan keuangan daerah.

Pemerintah harus pastikan dana pinjaman digunakan tepat sasaran. “Jika ada ketidakpastian dalam pengelolaannya, tidak hanya keuangan daerah yang terpengaruh, tapi kita sendiri yang harus membayar hutang serta bunga,” menyoroti.

pengalaman ini menjadi peringatan bagi seluruh pihak terkait untuk menjaga transparansi dalam penggunaan dana public.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan