Laju BI Tetap 5,25%, Inflasi Indonesia 2,42%, dan Cadangan Devisa Tembus US$146,2 Miliar.

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Jakarta, fanews.id – Perekonomian Indonesia tetap stabil hingga akhir Mei 2026, seperti disaksikan dari berbagai indikator ekonomi yang dibagikan Bank Indonesia. Secara konsisten, BI-Rate tetap 5,25 persen sebagai presisi pengawasan harga uang, sambil mendukung pertumbuhan nasional di tengah perubahan ekonomi global.

Tingkat inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) tahunan di April 2026 diukur sebesar 2,42 persen, sedikit di bawah target pemerintah dan BI yang dinyatakan 2,5±1 persen untuk periode yang sama. Hal ini menunjukkan pengawasan harga tetap efektif.

Cadangan devisa nasional mencapai 146,2 miliar dolar AS per 30 April 2026. Volume ini dianggap cukup untuk membiayai impor sekaligus menjaga keseimbangan sistem keuangan. Harga tukar rupiah dalam pasar internal pada 29 Mei 2026 tercatat Rp17.883 per dolar AS, bergerak sesuai ketidakpastian pasar internasional.

Kombinasi dari inflasi terkendali, cadangan devisa kuat, dan kebijakan moneter yang jelas menjadi fondasi penting untuk stabilitas ekonomi Indonesia dalam 2026. Pemerintah serta BI terus memperkuat kerja sama untuk menjaga daya beli masyarakat, mendorong investasi, serta memastikan pertumbuhan tetap berkelanjutan.

Data Mei 2026 mencakup: BI-Rate 5,25 persen, inflasi IHK 2,

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan