Gen Z di Tasikmalaya Dapat Menikmati Komik Herbal Melek Setelah Jam Kuliah

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Tasikmalaya, Radastakid.ID – Program edukasi kesehatan dengan pendekatan herbal mulai diteladani sejak dini melalui aktivitas di sekolah. PT Bintang Toedjoe Indonesia dengan produk Komix Herbal menyelenggarakan penentuan Duta Herbal di SMKN 1 Kota Tasikmalaya pada Selasa (14/4/2026).

Ini merupakan bagian dari program roadshow nasional dengan tema “Goes to School”, yang dirancang untuk mendidik generasi muda, khususnya Generasi Z, tentang penggunaan aman obat herbal. Selama acara, 47 siswa mendaftar, selain itu 10 individu diwelih sebagai finalis meski satu peserta tidak hadir saat wawancara.

Sebagai referensi, kalimat “Lanjut Baca” pada halaman ini merujuk ke artikel tentang Dapur MBG di Tasikmalaya dan isu tol Getaci. Proses seleksi berakhir dengan 5 putra dan 5 putri yang akan bersaing untuk gelar Duta Herbal.

Penampilan penobatan diwaspadakan pada Rabu 15 April 2026, disertai talk show edukatif di SMKN 1. Zaini Ahsan P, Jr dari Kalbe Consumer Health menjelaskan tujuan pemilihan Duta Herbal bukan hanya sebagai simbol, tetapi untuk mendorong generasi muda memahami swamedikasi herbal secara terpadu.

“Kami mengharapkan para duta menjadi pengaruh positif yang bisa menyampaikan keterangan tentang herbal kepada rekan mereka,” kata Zaini. Pendekatannya memanfaatkan siswa karena pesan kesehatan melalui mereka lebih mudah diterima, terutama karena banyak yang masih tidak memahami risiko swamedikasi.

Fokus edukasi juga pada bahan herbal lokal seperti jahe merah, yang diketahui memiliki potensi besar sebagai bahan baku kesehatan Indonesia. Aktivitas ini menjadi solusi untuk generasi muda yang sering berani menggunakan obat tanpa konsultasi, terutama dalam era gaya hidup yang cepat.

Kegiatan ini akan lanjut ke Jawa Timur, ditengah kota Kediri dan Malang. Ada semangat penuh dari siswa SMKN 1 Tasikmalaya yang terlihat dari jumlah pendaftar yang besar.

Dengan tren kesehatan instan, program ini menjadi “rem kecil” untuk mencegah generasi muda mengobati diri sendiri tanpa panduan. Aktivitas seperti ini membuka kesempatan untuk memahami pentingnya keselamatan dalam penggunaan remediasi herbal.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan