Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, telah meresmikan Jalan YB Mangunwijaya yang menghubungkan ke TPA Jatibarang, pada hari ini. Proses tersebut dilakukan sebagai perwujudan semangat Romo YB Mangunwijaya yang selalu berdiri bersama masyarakat marginal, yang kini diabadikan dalam nama jalan di kota Semarang. Penamaan jalan ini tidak hanya sebagai bentuk penghormatan, melainkan juga untuk mengingatkan bahwa daerah yang sering dikaitkan dengan sampah dapat berubah menjadi ruang penuh harapan.
Agustina menjelaskan bahwa pemberian nama tersebut bukan hanya untuk menghargai Romo YB Mangunwijaya, seorang tokoh humanis, tetapi juga untuk membawa pesan moral supaya semangatnya dapat menular di wilayah yang sering diabaikan. Lokasi jalan tersebut yang berada di sekitar TPA Jatibarang justru sesuai dengan pilihan hidup Romo Mangun, yang kerap mendampingi masyarakat di kawasan kumuh seperti Bantaran Kali Code, Yogyakarta. Agustina percaya, jika Romo Mangun masih hidup, ia pasti akan ikut berdiri dan membangun jalan tersebut menuju TPA.
Agustina juga berharap semangat Romo Mangun dapat menginspirasi pengelolaan TPA Jatibarang, sehingga area tersebut dapat bertransformasi menjadi kawasan berkelanjutan dengan penerapan ekonomi sirkular, sanitary landfill, dan pembangunan PLTSa. Saat ini, Pemerintah Kota Semarang tengah mempersiapkan tender internasional untuk mengubah sampah menjadi energi listrik. “Harapannya, semangat ini terus hidup di TPA Jatibarang, agar menjadi ruang bermakna yang mampu mendukung perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Semarang, Romo FX Sugiyana, Pr., mewakili Uskup Agung Semarang Mgr Robertus Rubiyatmoko, menyatakan apresiasi atas penghargaan yang diberikan kepada Romo Mangun. “Ini adalah penghargaan yang luar biasa, tetapi juga mengandung pesan yang mendalam yang telah disampaikan oleh Ibu Wali Kota dengan sangat baik,” katanya. Sugiyana menyampaikan bahwa penamaan jalan tersebut sangat tepat dan bermakna, karena meski nama jalan itu berada di tengah kota besar atau perumahan mewah, Romo Mangun pasti tidak akan merasa nyaman. Tetapi di jalan menuju TPA ini, justru sesuai dengan semangat dan kesungguhan Romo Mangunwijaya.
Sugiyana berharap penetapan nama jalan ini dapat menghidupkan kembali semangat Romo Mangun yang selalu berpihak pada masyarakat kecil dan peduli terhadap lingkungan. “Semoga tidak hanya nama jalannya yang dikenal, tetapi juga semangat juang Romo Mangun dapat menginspirasi warga Semarang,” pungkasnya.
Romo YB Mangunwijaya, seorang rohaniawan, arsitek, sastrawan, dan pejuang kemanusiaan berasal dari Ambarawa. Ia meraih SEA Write Award (1986) dan Aga Khan Award for Architecture (1992) atas karyanya dalam menata Kampung Kali Code Yogyakarta menjadi kawasan yang layak huni. Romo Mangun juga dikenal sebagai pembela rakyat kecil, seperti saat pembangunan Waduk Kedungombo pada dekade 1980-an.
Pernah terjadi kebakaran di TPA Jatibarang, Semarang, yang memaksa Damkar meminta penutupan aktivitas di daerah tersebut.
Dari segi riset terbaru, TPA Jatibarang sedang menjadi coba-coba untuk penerapan teknologi daur ulang sampah yang lebih canggih. Ini menyoroti potensi ekonomi sirkular yang bisa diimplementasikan di kota-kota besar di Indonesia. Studi kasus yang dilakukan di beberapa negara menunjukkan bahwa pengelolaan TPA yang baik dapat menghasilkan energi listrik yang signifikan, mengurangi pemenuhan sampah, serta meningkatkan perekonomian lokal.
Insight: Persebaran nama jalan Romo YB Mangunwijaya di Semarang bukan hanya simbol penghormatan, tetapi juga sebagai wujud komitmen kota untuk mengubah area TPA menjadi kawasan berkelanjutan. Ini menegaskan bahwa setiap daerah, meski awalnya diabaikan, dapat berubah menjadi ruang yang bermakna dengan semangat dan inovasi yang tepat.
Setiap langkah kecil dapat menjadi awalan perubahan besar. mari kita terus berusaha agar setiap sudut kota kita menjadi tempat yang lebih baik dan lebih layak huni.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.