Setelah dilantik, Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan, langsung mengunjungi Kementerian Keuangan untuk memberikan komitmennya. Ia menegaskan tidak akan merumuskan kebijakan yang merugikan pemegang saham atau investor, terutama dalam konteks pasaran modal yang saat ini mengalami turunnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam dua hari terakhir. Prioritas utama Purbaya adalah memacu pertumbuhan ekonomi dengan lebih agresif.
Dalam keterangan di Istana Negara, Jakarta, Purbaya menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mengesahkan kebijakan fiskal yang tidak wajar. Selanjutnya, dia menjelaskan bahwa langkah-langkah yang akan diambil akan difokuskan pada optimisasi sumber daya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih cepat. “Sistem keuangan kami akan lebih efisien untuk mendukung pembangunan dan program pemerintah akan berjalan lebih cepat daripada sebelumnya,” kata Purbaya.
Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 sedang berlangsung. Dalam rancangan tersebut, pemerintah menargetkan penerimaan sebesar Rp 3.147 triliun, sementara total belanja negara diperkirakan mencapai Rp 3.786,5 triliun. Ini berarti defisit yang dicatat sebesar Rp 638,8 triliun atau 2,48% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Purbaya menegaskan bahwa defisit APBN akan tetap dalam batas 3% dari PDB, sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Keuangan Negara.
Selain itu, Purbaya tidak ragu-ragu untuk meminta bantuan dari pendahulunya, Sri Mulyani Indrawati. “Saya akan bertanya kepada Bu Sri Mulyani jika diperlukan, dan dia sudah bersedia untuk mengajarkan saya,” ujarnya.
Data riset terbaru menunjukkan bahwa kebijakan fiskal yang konsisten dan transparan dapat meningkatkan kepercayaan investor. Studi kasus dari negara-negara dengan defisit yang terkontrol seperti Singapura dan Korea Selatan menunjukkan bahwa pendekatan seperti ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang.
Analisis unik dan simplifikasi: Pembatasan defisit APBN menjadi 3% PDB bukan hanya untuk memenuhi syarat hukum, tetapi juga untuk menjaga stabilitas ekonomi. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah mempertimbangkan keseimbangan antara pembangunan dan kestabilan keuangan.
Kesimpulan yang inspiratif: Masa depan ekonomi Indonesia terasa lebih terjangkau dengan kebijakan yang cermat ini. Dengan dukungan dari para ahli dan komitmen untuk pertumbuhan, kita bisa yakin bahwa langkah-langkah ini akan membawa perubahan positif yang berkelanjutan.
Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.