Pemecahan Tantangan Fiskal Indonesia Setelah Kepergian Sri Mulyani

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Meski awalnya terlihat melemah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari pertama kepemimpinan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mulai menunjukkan peningkatan positif. Menurut data dari RTI Business yang dipantau detikFinance pada pukul 09.05 WIB, IHSG naik 0,18% hingga mencapai level 7.781,14. Sebelumnya, pada saat pasar dibuka, IHSG masih tercatat melemah 0,28% dengan nilai 7.744,98.

Sebelumnya, pada hari Presiden Prabowo melantik Purbaya sebagai Menteri Keuangan untuk menggantikan Sri Mulyani, IHSG turun 1,28% hingga level 7.766,84. Hal ini menjadi salah satu perhatian para pelaku pasar, terutama setelah Sri Mulyani meninggalkan jabatan.

Isu menggebu-gebu tentang Sri Mulyani sempat muncul, dengan desas-desus bahwa rumahnya di Tangerang Selatan disatroni penjarah pada Minggu (31/8) dini hari. Beberapa pihak mengaitkannya dengan kemungkinan Sri Mulyani akan mengundurkan diri dari kabinet. Namun, istana menolak isu tersebut. Menurut Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Presiden Prabowo memutuskan perubahan formasi berdasarkan hak prerogatifnya.

“Tidak ada pengunduran diri atau pencopotan. Presiden sebagai kepala negara dan pemerintahan memiliki hak prerogatif. Setelah evaluasi, beliau memutuskan ada perubahan,” kata Prasetyo di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/9/2025).

Beberapa ahli ekonomi mengungkapkan bahwa Indonesia akan menghadapi tantangan besar dalam sektor fiskal akibat peralihan kepemimpinan ini. Investor asing khawatir dengan arah kebijakan yang akan diambil oleh Purbaya. Hal ini juga diungkapkan dalam pidato serah terima jabatan di Kementerian Keuangan Selasa (9/9) siang.

Purbaya mengakui bahwa tanggung jawabnya tidak ringan. Dalam pidato serah terima jabatan, ia menyebutkan berbagai tantangan yang akan dihadapi, termasuk dinami geopolitik, teknologi, dan perubahan iklim. Ia juga mengucapkan terima kasih ke Sri Mulyani atas prestasi yang telah dicapai selama kepemimpinannya.

Sementara itu, detikSore akan meliput kasus dugaan Tindak Pidana Penjualan Orang (TPPO) di Pelabuhan Benoa, Bali. Sebanyak 21 anak buah kapal (ABK) Kapal Motor Awindo 2A diduga menjadi korban TPPO. Mereka dijanjikan gaji Rp 3 juta-Rp 3,5 juta per bulan, tetapi sebenarnya hanya menerima upah Rp 35 ribu per hari atau sekitar Rp 1,05 juta per bulan. Mereka dieksploitasi dengan kondisi kerja yang berat.

Selain itu, detikSore juga akan membahas kematian Mahasiswa Indonesia Muhammad Athaya Helmi Nasution (19) saat bertugas di Austria. Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Belanda menyebutnya meninggal akibat heatstroke.

Ikuti terus ulasan berita hangat Thecuy.com setiap Senin-Jumat, pukul 15.30-18.00 WIB, di 20.detik.com dan TikTok Thecuy.com. Sampaikan komentar Anda melalui live chat.

Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Tinggalkan Balasan