Tutupan Kampung Naga Tasikmalaya selama tiga bulan berfokus pada pengelolaan ekosistem dan kawasan adat

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Di Tasikmalaya, Objek Wisata Kampung Naga di Desa Neglasari telah ditutup secara resmi untuk semua jenis pengunjukan wisatawan sejak Senin, 1 Juni 2026. Pengumuman penutupan ini dibagikan melalui media sosial. Berdasarkan informasi resmi, penutupan akan berlangsung hingga 31 Agustus 2026.

Langkah ini diambil berdasarkan arahan langsung Gubernur Jawa Barat kepada Ketua Adat Kampung Naga. Penutupan ini disetujui dan disetujui kembali oleh Kepala Adat beserta warga setempat. Pengumuman penutupan ini viral dan menjadi topik diskusi di media sosial.

Kawasan masyarakat Adat Kampung Naga, yang sering dikunjungi oleh wisatawan lokal dan mancanegara, terlalu ramai untuk memastikan ekosistem tetap terjaga. Informasi dari akun Instagram @kampungnaga_official menyatakan penutupan sementara ini bertujuan untuk pemulihan lingkungan.

Tokoh muda masyarakat Adat, Rendy Armady, menegaskan keputusan ini merupakan komitmen bersama Gubernur dan Adat. Kami tidak menerima pengunjukan sebelum penutupan. Pendaftaran atau arus wisata akan diatur sesuai arahan pemerintah.

Kami menunggu penjelasan lebih lanjut dari pemerintah Provinsi Jawa Barat atau pusat terkait rencana pemberantasan atau pelaksanaan ke depan.

Penutupan ini menunjukkan keinginan untuk menjagakan alam dan seimbang perlunya pengalaman wisata yang ramah lingkungan. Semoga keputusan ini dapat menjadi inspiasi untuk mempertahankan keindahan alam untuk generasi mendatang.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan