Ciamis menjadi contoh pengelolaan zakat profesional dan transparan, disiahkan oleh BAZNAS RI yang menerima aproasi.

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah di Ciamis dinilai terbaik oleh BAZNAS RI. Penghormatan diberikan saat pengunjungan pimpinan BAZNAS ke daerah, dengan Bupati Herdiat Sunarya sebagai pensel. Sistem ZIS di kabupaten tersebut diakui optimal dan memiliki standar yang bisa dimodifikasi untuk daerah lain.

Penilaian itu diwujudkan melalui keterlibatan aktif masyarakat. Kepemimpinan bupati memainkan peran krusial dalam merancang kebijakan yang mendukung. Transparansi dalam pengelolaan dana menjadi dasar kepercayaan rakyat. Memisahkan data PAD yang terbatas, partisipasi ramai masyarakat tetap menjadi motor utama pengelolaan ZIS.

Bupati Ciamis menekankan budaya gotong royong masyarakat sebagai kekuatan utama. Nilai kebersamaan mendorong masyarakat untuk berpartisipasi aktif. Hal ini menjadi contoh bagaimana budaya lokal bisa dikonversi menjadi sistem sosial keagamaan yang efektif.

Kesuksesan Ciamis bisa menjadi referensi bagi daerah lain. Proses pengelolaan ZIS yang transparan dan terstruktur memungkinkan masyarakat merasakan manfaatnya langsung. Dengan pendekatan yang konsisten, pengelolaan ZIS di Ciamis bisa menjadi model yang dapat diadaptasi.

Sistem ZIS di tempat ini menunjukkan bahwa keberlanjutan bukan hanya tergantung pada dana, tetapi juga pada komitmen dan kemampuan masyarakat. Kemudian, kolaborasi antarparti berwenang menjadi kunci untuk memperluas dampak sosial. Pengalaman Ciamis membuktikan bahwa dengan pendekatan yang tepat, ZIS bisa menjadi solusi praktis untuk meningkatkan kesejahteraan umum.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan