Meningkatkan pelatihan SDM, Disnaker Kabupaten Ciamis menyiapkan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri.

By Jurnalis Berita

🌍 Translate this article:

CIAMIS, Thecuy.com – Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Ciamis terus meningkatkan daya saing sumber daya manusia (SDM) melalui berbagai program pelatihan kerja. Program tersebut bertujuan untuk membekali para pencari kerja dengan keterampilan yang selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Ciamis, Dase Fadlil Yusdy Mubarak, menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Ciamis terus menyiapkan tenaga kerja siap pakai melalui Bidang Pelatihan dan Produktivitas serta UPTD Latihan Kerja.

Pada tahun 2026, Bidang Pelatihan dan Produktivitas menargetkan 240 peserta. Hingga saat ini, sebanyak 146 orang telah mengikuti pelatihan, terdiri atas 114 peserta yang dibiayai APBD dan 32 peserta yang dibiayai melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).

Puluhan ribu jemaah turut serta dalam acara Tasikmalaya Bershalawat di Alun-Alun Manonjaya. Anggota DPRD Iyam Maryani menyerukan penguatan pengawasan anak, menjadikan kasus gadis Bantarkalong Tasikmalaya sebagai peringatan.

“Sebanyak 114 peserta dibiayai melalui APBD dan 32 peserta melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Pelatihan tersebut meliputi bidang kuliner untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG), kuliner umum, menjahit, dan tata rias,” ujarnya kepada wartawan pada Senin (26/10/2026).

Sementara itu, UPTD Latihan Kerja menargetkan 256 peserta. Hingga kini, 184 orang telah mengikuti pelatihan dengan dukungan anggaran APBN sebesar Rp 891.018.000.

“Materi yang diberikan mencakup pembuatan roti, minuman berbasis kopi, perawatan sepeda motor, menjahit, pembuatan jajanan pasar, dan pembuatan konten,” katanya.

Selain pelatihan reguler, Pemerintah Kabupaten Ciamis berkolaborasi dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bandung serta PT Chihaya Global Utama (CGU) untuk menyelenggarakan pelatihan kerja berbasis industri melalui program Tailor Made Training (TMT). Program ini menargetkan 200 peserta yang dibagi dalam dua angkatan.

“Kolaborasi Pemerintah Kabupaten Ciamis, BBPVP Bandung, dan PT CGU melalui Tailor Made Training merupakan salah satu upaya untuk mempertemukan kebutuhan industri dengan kemampuan tenaga kerja lokal. Saat ini, baru 96 peserta yang mengikuti angkatan pertama dengan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan industri,” katanya.

Dase menegaskan bahwa berbagai program pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi para pencari kerja sekaligus memenuhi kebutuhan tenaga kerja di daerah.

“Tentu saja, pelatihan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh keterampilan yang dibutuhkan dunia usaha, serta mendukung ketersediaan tenaga kerja bagi perusahaan yang berkembang di daerah,” ujarnya. (riz)

Baca juga berita lain di News Page

Terimakasih sudah mengunjungi thecuy . 🙂

Tinggalkan Balasan