Tumpukan sampah di Pasar Padayungan Tasikmalaya meluap hingga menutupi jalan

By Jurnalis Berita

🌍 Translate this article:

TASIKMALAYA, Thecuy.com—Gunungan sampah di Pasar Padayungan, Tasikmalaya City, terus bertambah. Bak sampah yang disediakan sudah tidak lagi cukup menampung sehingga sampah meluap dan menutupi jalan.

Observasi Radar menunjukkan keberadaan sebuah kontainer sampah yang disediakan oleh DLH Kota Tasikmalaya di lokasi tersebut. Namun, kontainer tersebut sudah penuh dengan berbagai jenis sampah, sehingga tidak dapat digunakan lagi pada Jumat (16/10/2026)

Di luar kontainer, sampah menumpuk lebih banyak lagi. Beberapa menumpuk di tepi jalan terbungkus plastik, sementara yang lain berserakan hingga menutupi seluruh badan jalan.

31 Oktober, Uji coba penerbangan di Bandara Wiriadinata akan dilakukan kembali; Kepengurusan baru dilantik, PKB Tasikmalaya City bersiap merebut kekuasaan

Ai Sri (26), seorang pedagang di salah satu kios kelontongan, menyatakan bahwa tumpukan sampah tersebut tidak hanya berasal dari pengunjung pasar, tetapi juga dari orang luar yang membuang sampah di lokasi tersebut. “Saya sendiri melihat seseorang datang membawa satu kantong sampah besar (trash bag) sebelumnya,” katanya kepada Radar.

Maka dari itu, tumpukan sampah di Pasar Padayungan selalu banyak, apalagi setelah TPS di Jalan SL Tobing ditutup. Semakin banyak warga yang membuang sampah di lingkungan tersebut. “Sepertinya yang biasa buang di sana (Jalan SL Tobing) jadi ke sini,” tuturnya.

Selain itu, frekuensi pengangkutan sampah dari pemerintah sering mengalami keterlambatan. Akibatnya, sampah terus menumpuk dan memerlukan pengangkutan tambahan. “Terakhir ada yang ngangkut ikut sekitar 2 atau 3 minggu lalu, itu pun yang di bak saja, enggan sama yang di jalannya,” katanya.

Kondisi tersebut menimbulkan gangguan tersendiri bagi warga pasar, terutama bagi dirinya yang berdagang dekat lokasi tumpukan sampah. Dia berharap pemerintah segera mengangkut dan membersihkan tumpukan sampah tersebut. “Jangan yang di baknya saja, tapi yang di jalannya juga,” tuturnya.

Keluhan serupa diungkapkan Ita (30) yang juga berdagang di pasar tersebut. Menurutnya, sampah-sampah tersebut sering menimbulkan bau busuk, terutama ketika angin bertiup. “Bau banget, mudah-mudahan secepatnya diangkut sama pemerintah,” katanya.

Sementara itu, Kabid Pengelolaan Sampah DLH Kota Tasikmalaya, Feri Arif Maulana, mengatakan bahwa armada pengangkut sampah di beberapa TPS perlu perbaikan. Untuk sampah di Pasar Padayungan, pihaknya akan berkoordinasi dengan petugas di lapangan agar dibersihkan. “Kota akan komunikasikan dan cek ke lapangan untuk menanganinya,” imbuhnya. (Rangga Jatnika)

Baca juga Berita lainnya di News Page. Terimakasih sudah mengunjungi thecuy . 🙂

Tinggalkan Balasan