Bagaimana cara orang tua memperlakukan anak biasanya akan terbawa hingga anak tersebut tumbuh dewasa. Ya, tak dapat dipungkiri, beberapa kepribadian dan sikap kita saat dewasa dipengaruhi oleh lingkungan tempat kita tumbuh, termasuk pola asuh orang tua.
Anak yang tumbuh besar dengan orang tua yang gemar mengkritik akan membentuk sikap atau kepribadian tertentu ketika mereka dewasa. Ketika masih kecil, setiap perbuatan atau gerak-gerik mereka seolah tidak luput dari kritik orang tua. Menurut sebuah studi dari Binghamton University, dikutip dari Your Tango, cara anak memproses informasi secara emosional berubah jika mereka tidak memiliki orang tua yang suportif dan penuh perhatian.
Kritik yang sering mereka terima cenderung membuat mereka mudah cemas, rendah diri, dan mudah menghakimi diri sendiri.
Ringkasan dari Your Tango dan Psychology Today menunjukkan tanda-tanda orang dewasa yang terbiasa mendapat kritik dari orang tuanya.
<section id="section-detail-2" class="multi-card " data-page="2" data-page-title="Sulit Menerima Pujian" dtr-evt="halaman selanjutnya" dtr-sec="halaman selanjutnya" dtr-act="tombol halaman selanjutnya" dtr-id="325401" dtr-ttl="Sulit Menerima Pujian" onclick="_pt(this)" readability="15">
<h2 class="fw-bold fs-5">Sulit Menerima Pujian</h2>
<div readability="7">
<img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/09/tanda-orang-dewasa-yang-terbiasa-mendapat-kritik-dari-orang-tuanya-1791515334090.jpeg?w=700&q=90" alt="Bagaimana perlakuan orang tua terhadap anak biasanya terbawa hingga anak tersebut dewasa. Kritik yang sering mereka terima cenderung membuat mereka mudah cemas, rendah diri, dan mudah menghakimi diri sendiri." title="Bagaimana perlakuan orang tua terhadap anak biasanya terbawa hingga anak tersebut dewasa. Kritik yang sering mereka terima cenderung membuat mereka mudah cemas, rendah diri, dan mudah menghakimi diri sendiri."/>
<p>Tanda orang dewasa yang terbiasa mendapat kritik dari orang tua/Photo: Pexels.com</p>
</div>
<p>Anak yang semasa kecil terus dikritik dan diberitahu bahwa dirinya tidak cukup baik, akan membentuk keyakinan bahwa dirinya banyak kekurangan. Mereka akhirnya memiliki pandangan negatif terhadap diri sendiri.</p>
<p>Akibatnya, tidak mengherankan bahwa saat dewasa mereka kesulitan menerima pujian. Mereka mungkin akan menolak, menyangkal, dan tidak percaya akan pujian yang diberikan kepada mereka. Mereka bahkan mungkin merasa tidak nyaman saat mendengarnya. Mereka percaya bahwa diri mereka layak dikritik, sehingga pujian terasa tidak masuk akal.</p> </section>
<section id="section-detail-3" class="multi-card " data-page="3" data-page-title="Sulit untuk Bangkit Setelah Mengalami Kegagalan" dtr-evt="halaman selanjutnya" dtr-sec="halaman selanjutnya" dtr-act="tombol halaman selanjutnya" dtr-id="325401" dtr-ttl="Sulit untuk Bangkit Setelah Mengalami Kegagalan" onclick="_pt(this)" readability="16">
<h2 class="fw-bold fs-5">Sulit untuk Bangkit Setelah Mengalami Kegagalan</h2>
<div readability="7">
<img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/09/tanda-orang-dewasa-yang-terbiasa-mendapat-kritik-dari-orang-tuanya-1791515334374.jpeg?w=700&q=90" alt="Bagaimana perlakuan orang tua terhadap anak biasanya terbawa hingga anak tersebut dewasa. Kritik yang sering mereka terima cenderung membuat mereka mudah cemas, rendah diri, dan mudah menghakimi diri sendiri." title="Bagaimana perlakuan orang tua terhadap anak biasanya terbawa hingga anak tersebut dewasa. Kritik yang sering mereka terima cenderung membuat mereka mudah cemas, rendah diri, dan mudah menghakimi diri sendiri."/>
<p>Tanda orang dewasa yang terbiasa mendapat kritik dari orang tua/Photo: Pexels.com</p>
</div>
<p>Kita tahu bahwa berbuat kesalahan adalah hal yang manusiawi, dan anak yang sering mendengar kritik dari orang tuanya juga memahami hal itu. Namun, ketika mereka sendiri yang berbuat salah, mereka merasa itu adalah akhir dari segalanya.</p>
<p>Mereka terbiasa menerima kritik tajam dari orang tua ketika berbuat salah, bahkan untuk kesalahan sekecil apa pun. Ketika mereka dewasa dan membuat kesalahan, mereka teringat akan kekurangan-kekurangan yang sering disampaikan oleh orang tua mereka.</p>
<p>Bahkan kesalahan kecil sekalipun dapat mengingatkan mereka akan semua kegagalan di masa lalu. Hal ini dapat menyebabkan kepercayaan diri dan harga diri mereka turun drastis.</p> </section>
<section id="section-detail-4" class="multi-card " data-page="4" data-page-title="Tidak Percaya Orang Lain" dtr-evt="halaman selanjutnya" dtr-sec="halaman selanjutnya" dtr-act="tombol halaman selanjutnya" dtr-id="325401" dtr-ttl="Tidak Percaya Orang Lain" onclick="_pt(this)" readability="12.994640943194">
<h2 class="fw-bold fs-5">Tidak Percaya Orang Lain</h2>
<div readability="7">
<img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/09/tanda-orang-dewasa-yang-terbiasa-mendapat-kritik-dari-orang-tuanya-1791515334450.jpeg?w=700&q=90" alt="Bagaimana perlakuan orang tua terhadap anak biasanya terbawa hingga anak tersebut dewasa. Kritik yang sering mereka terima cenderung membuat mereka mudah cemas, rendah diri, dan mudah menghakimi diri sendiri." title="Bagaimana perlakuan orang tua terhadap anak biasanya terbawa hingga anak tersebut dewasa. Kritik yang sering mereka terima cenderung membuat mereka mudah cemas, rendah diri, dan mudah menghakimi diri sendiri."/>
<p>Tanda orang dewasa yang terbiasa mendapat kritik dari orang tua/Photo: Pexels.com</p>
</div>
<p>Orang yang memiliki orang tua yang sangat suka mengkritik juga harus menghadapi konsekuensinya dalam hubungan mereka saat dewasa. Menurut sebuah studi di Journal of Youth and Adolescence, hubungan dengan orang tua dan pengalaman hidup bersama mereka membentuk cara seseorang menjalin ikatan dan berinteraksi dengan orang lain di masa dewasa.</p>
<p>Terutama dalam hubungan romantis yang melibatkan emosi mendalam, mereka yang terbiasa dikritik untuk segala hal mungkin merasa tidak yakin akan keamanan ikatan hubungan mereka. Orang yang seharusnya paling menyayangi mereka justru menjadi pihak yang paling sering melontarkan kritik tajam, sehingga mereka sulit percaya bahwa ada orang lain yang benar-benar peduli pada kesejahteraan mereka.</p> </section>
<section id="section-detail-5" class="multi-card " data-page="5" data-page-title="Sering Meminta Maaf" dtr-evt="halaman selanjutnya" dtr-sec="halaman selanjutnya" dtr-act="tombol halaman selanjutnya" dtr-id="325401" dtr-ttl="Sering Meminta Maaf" onclick="_pt(this)" readability="14.565559440559">
<h2 class="multi-card " class="fw-bold fs-5">Sering Meminta Maaf</h2>
<div readability="7">
<img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/10/09/tanda-orang-dewasa-yang-terbiasa-mendapat-kritik-dari-orang-tuanya-1791515334175.jpeg?w=700&q=90" alt="Bagaimana perlakuan orang tua terhadap anak biasanya terbawa hingga anak tersebut dewasa. Kritik yang sering mereka terima cenderung membuat mereka mudah cemas, rendah diri, dan mudah menghakimi diri sendiri." title="Bagaimana perlakuan orang tua terhadap anak biasanya terbawa hingga anak tersebut dewasa. Kritik yang sering mereka terima cenderung membuat mereka mudah cemas, rendah diri, dan mudah menghakimi diri sendiri."/>
<p>Tanda orang dewasa yang terbiasa mendapat kritik dari orang tua/Photo: Pexels.com</p>
</div>
<p>Kritik dari orang tua dapat membuat anak merasa seolah-olah mereka selalu bersalah. Salah satu kalimat yang sering mereka ucapkan sebagai respons terhadap kritik tersebut adalah, "Aku minta maaf."</p>
<p>Kebiasaan ini berlanjut hingga mereka dewasa. Bahkan ketika tidak ada yang mengkritik, mereka tetap akan meminta maaf jika ada situasi canggung, meskipun itu bukan kesalahan mereka.</p>
<p>***</p>
<p>Mau jadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikutan berbagai online dan offline event seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan dan juga laki-laki, kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Yuk, gabung ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!</p> </section>
<p>(naq/naq)</p>
terimakasih sudah mengunjungi thecuy. 🙂

Saya adalah penulis di thecuy.com, sebuah website yang berfokus membagikan tips keuangan, investasi, dan cara mengelola uang dengan bijak, khususnya untuk pemula yang ingin belajar dari nol.
Melalui thecuy.com, saya ingin membantu pembaca memahami dunia finansial tanpa ribet, dengan bahasa yang sederhana.