Sekolah Rakyat di Kota Tasikmalaya Belum Masuk Tahap Pembangunan, Delapan Lokasi Masih Dalam Studi

By Jurnalis Berita

🌍 Translate this article:

TASIKMALAYA, Thecuy.com – Rencana pembangunan Sekolah Rakyat tambahan di Kota Tasikmalaya belum memasuki tahap konstruksi fisik.

Pemerintah masih fokus mengerjakan studi kelayakan (feasibility study/FS) dan Dokumen Perencanaan Pengadaan Tanah (DPPT), dengan target penyelesaian pada akhir 2026.

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tasikmalaya saat ini menyiapkan dokumen-dokumen tersebut melalui pihak ketiga. Hasil kajian ini akan menjadi dasar untuk memilih lokasi paling ideal bagi pembangunan Sekolah Rakyat berikutnya.

Dinasti Literasi Komunitas Cermin Tasikmalaya, Wariskan Pengetahuan Bukan Kekuasaan Ketika Petarung Tarung Derajat Naik Vespa di Kota Tasikmalaya: Kalem, Ramah dan Penuh Santun

Kepala Dinsos Kota Tasikmalaya, Rahman, mengatakan penyusunan FS dan DPPT masih berlangsung. Kedua dokumen itu ditargetkan rampung tahun ini agar tahapan lanjutan dapat segera diproses.

“Sekarang masih dalam tahap FS dan penyusunan DPPT. Keduanya dilaksanakan oleh pihak ketiga dan harus selesai tahun ini untuk persiapan pembangunan selanjutnya,” ujar Rahman, Minggu (11/10/2026).

Masalah lokasi juga belum mencapai keputusan akhir. Dari delapan alternatif yang tengah dikaji, pemerintah akan memangkasnya menjadi tiga lokasi sebelum menentukan satu lokasi terpilih.

“Dari delapan lokasi itu, nantinya akan dikerucutkan menjadi tiga lokasi. Setelah itu, baru dipilih satu lokasi yang akan digunakan untuk pembangunan Sekolah Rakyat selanjutnya,” jelasnya.

Setelah lokasi ditetapkan, proses tidak dapat langsung berlanjut ke tahap pembangunan.

Pemerintah masih harus melakukan penilaian harga tanah atau appraisal sebelum pembayaran pengadaan tanah dilaksanakan sesuai ketentuan.

Mengenai pembiayaan, Rahman mengatakan dukungan anggaran sudah tersedia. Namun, jumlahnya belum mencukupi seluruh kebutuhan pembangunan sehingga pemenuhannya direncanakan secara bertahap hingga 2027.

“Anggarannya memang sudah ada, tetapi belum optimal. Karena itu, kebutuhan anggaran direncanakan secara bertahap hingga 2027,” ungkapnya.

Viman Menanggapi Diky’s Emotional Outburst About Dadaha City Revitalization in Tasikmalaya! Lumiland Dadaha Resmi Dibuka, Wali Kota Tasik Bidik Efek Ekonomi dan Puluhan Ribu Siswa Bisa Masuk Gratis

Oleh karena itu, pembangunan Sekolah Rakyat tambahan di Kota Tasikmalaya masih harus melalui beberapa tahapan administratif, mulai dari penyelesaian dokumen, pemilihan lokasi, hingga pengadaan tanah.

Target penyelesaian dokumen pada akhir 2026 merupakan salah satu tahapan penting sebelum proyek ini dapat bergerak lebih lanjut.

Di tengah rencana pembangunan yang telah disiapkan, kepastian lokasi dan kecukupan anggaran masih menjadi tugas yang harus diselesaikan pemerintah.

Karena rencana pembangunan belum tentu berarti pekerjaan fisik dapat segera dimulai.

Baca juga Berita lainnya di News Page  Terimakasih sudah mengunjungi thecuy . 🙂

Tinggalkan Balasan