Thecuy.com – Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 telah resmi disahkan dalam rapat paripurna DPR RI pada akhir September 2026. APBN tersebut menetapkan pendapatan negara sebesar Rp 3.435,1 triliun dan belanja negara sebesar Rp 4.106,2 triliun dengan defisit anggaran sebesar 2,4 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Dukungan NasDem terhadap Fokus Kesejahteraan Rakyat
Wakil Ketua Komisi III DPR RI sekaligus Bendahara Umum Partai NasDem, Ahmad Sahroni, menyambut positif pengesahan APBN 2027. Ia menegaskan bahwa anggaran negara yang disusun pemerintah berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Sahroni, meskipun ruang fiskal APBN masih terbatas, anggaran yang disiapkan diarahkan untuk memenuhi kebutuhan rakyat. “APBN 2027 aman dan baik. Meskipun anggaran masih mepet, semuanya digunakan untuk kepentingan rakyat,” ujarnya.
Prioritas Anggaran dan Dampaknya bagi Masyarakat
Ahmad Sahroni menekankan pentingnya alokasi anggaran yang tepat sasaran agar dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Beberapa sektor prioritas yang menjadi fokus APBN 2027 antara lain:
- Penciptaan lapangan kerja melalui penguatan sektor padat karya.
- Ketahanan pangan sebagai bagian dari stabilitas ekonomi.
- Pendidikan dan riset inovasi yang mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.
- Kesehatan dan perlindungan lingkungan.
- Penegakan hukum serta pembangunan ekonomi di berbagai daerah.
“Setiap anggaran yang direncanakan harus terasa manfaatnya bagi masyarakat luas,” tambah Sahroni.
Pengawasan dan Akuntabilitas Anggaran
Partai NasDem juga menekankan pentingnya pengawasan agar penggunaan anggaran tidak terjadi kebocoran. Anggaran besar yang dialokasikan pemerintah harus dikelola secara transparan dan akuntabel untuk memastikan manfaatnya tepat sasaran.
“Kita semua harus memastikan anggaran ini digunakan dengan cermat dan tidak ada kebocoran,” tutup Sahroni.
Konteks dan Pentingnya APBN 2027
Pengesahan APBN 2027 menjadi landasan penting dalam menjalankan program pembangunan nasional lima tahun ke depan. Dengan defisit yang terjaga di level 2,4 persen PDB, pemerintah berupaya menjaga stabilitas fiskal sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Fokus pada kesejahteraan masyarakat diharapkan dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional, meningkatkan kualitas hidup, serta mengurangi kesenjangan sosial di berbagai daerah.
Baca juga Berita lainnya di News Page
terimakasih sudah mengunjungi thecuy. 🙂

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke [email protected].