Hotels in Pangandaran urged to develop accommodation facilities following railway line reactivation

By Jurnalis Berita

🌍 Translate this article:

PANGANDARAN, Thecuy.com – Rencana menghidupkan kembali jalur kereta Banjar-Pangandaran dinilai berpotensi meningkatkan jumlah wisatawan yang datang ke Kabupaten Pangandaran. Pemerintah daerah mendorong sektor perhotelan agar mempersiapkan kapasitas dan fasilitasnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran, Dadan Sugistha, mengatakan, kesiapan hotel tidak hanya tercermin dari penambahan jumlah kamar dan fasilitas pendukung. Fasilitas penting seperti ruang pertemuan besar juga perlu ditingkatkan. Beberapa fasilitas seperti aula dan ruang rapat bisa mendukung berbagai acara seperti rapat, seminar, atau kegiatan lain yang dapat menarik wisatawan pada hari kerja.

“Hotel-hotel perlu mempersiapkan diri untuk menampung banyak tamu, terutama pada hari kerja. Tempat untuk pertemuan, rapat, seminar, dan acara lainnya diharapkan dapat membantu,” katanya pada Kamis (24/9/2026).

The Dadaha Tasikmalaya revitalization team works without a leader. Amir Mahpud: Cutting the ribbon is not the end goal!

He noted that tourist visits to Pangandaran are still mainly concentrated on weekends. Reactivating the railway line is expected to broaden access and boost visits during weekdays.

The impact of reactivating the railway line is not limited to transportation and tourism sectors; it could also create new investment opportunities in Pangandaran.

He hopes that improved accessibility via the railway will attract more investors, especially for hotel and property development that supports the tourism sector.

“This is our future challenge regarding investment. We aim to attract more investors, particularly in hotel property, to increase in Pangandaran,” he said. (Deni Nurdiansah)

Explore additional news on News Page

Terimakasih sudah mengunjungi thecuy . 🙂

Tinggalkan Balasan