Orang tua sering merasa cemas dan selalu waspada terhadap anak-anak mereka. Tentu saja, mereka ingin sang buah hati selalu sehat, nyaman, dan tidak kekurangan apapun.
Ada kalanya, para orang tua sering mengucapkan kata ‘Hati-hati’ saat mengingatkan anak sebelum mereka melakukan suatu hal. Tak jarang, kata ‘Hati-hati’ ini diikuti dengan intonasi yang terkadang terdengar terlalu keras atau digunakan dengan nada tinggi dengan maksud menekankan penyampaiannya.
Namun ternyata, alih-alih menggunakan kata ‘Hati-hati’ saat mengingatkan anak, sebaiknya para orang tua menggantinya dengan kalimat lain. Simak penjelasannya berikut ini, Thecuy.
<section id="section-detail-2" class="multi-card " data-page="2" data-page-title="Alasan Kenapa Sebaiknya Tidak Mengucapkan ‘Hati-hati’ ke Anak" dtr-evt="halaman selanjutnya" dtr-sec="halaman selanjutnya" dtr-act="tombol halaman selanjutnya" dtr-id="323886" dtr-ttl="Alasan Kenapa Sebaiknya Tidak Mengucapkan ‘Hati-hati’ ke Anak" onclick="_pt(this)" readability="18.220640569395">
<h2 class="fw-bold fs-5">Alasan Kenapa Sebaiknya Tidak Mengucapkan ‘Hati-hati’ ke Anak</h2>
<div readability="7">
<img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/09/04/ilustrasi-ibu-dan-anak-1788496249674_43.jpeg?w=700&q=90" alt="Jumlah orang tua bukan penentinya. Kualitas hubungan dan respons emosional terhadap anak jauh lebih berpengaruh/ Foto: Magnific.com/Magnific" title="Jumlah orang tua bukan penentinya. Kualitas hubungan dan respons emosional terhadap anak jauh lebih berpengaruh/ Foto: Magnific.com/Magnific"/>
<p>Ilustrasi ibu dan anak/ Foto: pexels.com/Alex Green</p>
</div>
<p>Mengutip <em>The Soccer Mom Blog</em>, ada beberapa alasan kenapa sebaiknya orang tua tidak mengucapkan ‘hati-hati’ ke anak.</p>
Pertama, ‘hati-hati’ merupakan pernyataan umum yang tidak memberikan rincian spesifik ataupun benar-benar memberi tahu anak cara untuk berhati-hati.
Kedua, hal ini dapat meningkatkan kecemasan. Bagi sebagian anak, ucapan ‘hati-hati’ bisa memicu kekhawatiran karena menyiratkan bahwa suatu situasi berbahaya, padahal sebenarnya tidak demikian.
Dan ketiga, ungkapan ini bisa terlalu sering digunakan. Jika orang tua terus-menerus mengatakan ‘hati-hati’, ungkapan tersebut bisa kehilangan makna dan urgensinya.
5 Contoh Kalimat Pengganti ‘Hati-hati’ Saat Mengingatkan Anak
Ilustrasi ibu dan anak/ Foto: magnific.com/magnific
Apa kalimat yang bisa digunakan orang tua saat mengingatkan anak? Mengutip dari Motherly dan The Soccer Mom Blog, berikut rekomendasinya.
Pay close attention when you’re about to …
Don’t rush, take it slow.
Stay alert while …
Look around you. Do you feel steady?
Try to step carefully.
—
Be part of the Buzznesia Community where you can join various exciting online and offline events organized by Buzznesia/Beautynesia? This community is open to everyone, both women and men, and we also have a special community for those who are still students. Come join the Buzznesia Community. How? REGISTER HERE!
<p>(sim/sim)</p>
Thanks for visiting thecuy. 🙂

Saya adalah penulis di thecuy.com, sebuah website yang berfokus membagikan tips keuangan, investasi, dan cara mengelola uang dengan bijak, khususnya untuk pemula yang ingin belajar dari nol.
Melalui thecuy.com, saya ingin membantu pembaca memahami dunia finansial tanpa ribet, dengan bahasa yang sederhana.