Salah satu kata yang sering muncul dalam obrolan sehari-hari adalah kata yang bisa dipakai dalam berbagai situasi. Ketika diajak jalan pada akhir pekan, kamu bisa menjawab “OK”. Jika kamu setuju dengan pendapat seseorang, kamu juga bisa bilang “OK”. Ketika temanmu mengabarkan bahwa dia sudah dalam perjalanan, kamu pun bisa membalas “OK”. Kata singkat ini sangat membantu dalam komunikasi harian.
Apakah kamu tahu bahwa kata “OK” sebenarnya adalah sebuah singkatan, Thecuy? Ya, kata ini ternyata punya kepanjangan. Ternyata, kata ini punya sejarah yang cukup panjang, bahkan sudah ada lebih dari satu setengah abad yang lalu!
Jadi, apa kepanjangan dari “OK” dan bagaimana asal-usulnya? Yuk, kita simak penjelasannya di bawah ini!
Banyak orang masih belum tahu, ‘OK’ ternyata singkatan! Ini kepanjangannya
Banyak orang masih belum tahu, kata ‘OK’ ternyata singkatan! Ini kepanjangannya/Foto: Magnific.com/azerbaijan_stockers
Sejarah kata “OK” ternyata cukup panjang dan memiliki banyak makna yang berbeda. Orang Jerman mengira kata “OK” berasal dari singkatan Oberst Kommandant atau pangkat militer tinggi.
Ada yang menghubungkan kata ini dengan istilah “Okeh” dari bahasa suku Indian. Ada juga yang menduga bahwa kata ini adalah singkatan dari “open key” yang terkait dengan telegraf.
Perdebatan ini akhirnya menemukan titik terang ketika Allen Walker Read, seorang ahli sastra dari Universitas Columbia, menelusuri asal-usul kata “OK” pada pertengahan tahun 1960-an. Melalui penelitiannya yang berjudul “The First Stage in the History of O.K.” (1963), Read menemukan bahwa kata ini ternyata muncul pada tahun 1839. Ternyata, pada tahun itu banyak negara mulai menggunakan kata-kata singkat, yang kemudian menjadi sebuah tren.
Penggunaan singkatan ini pertama kali dipopulerkan oleh surat kabar Morning Post yang dipimpin oleh editor Charles Gordon Greene. Surat kabar ini menggunakan singkatan “SP” untuk “small potatoes” (kentang kecil) dan “KG” untuk “know go”, yang ternyata merupakan salah eja sengaja dari “no go”, menurut detikEdu.
Lebih lanjut, Read menemukan bahwa kata “OK” pertama kali muncul di surat kabar Morning Post. Pada saat itu, Greene menggunakannya sebagai singkatan untuk “oll korrect”, yang merupakan plesetan dari “all correct” (semua benar) dalam sebuah artikel satir tentang praktik editorial Providence Journal.
Semenjak itu, surat kabar terus menggunakan singkatan ini, tetapi belum luas digunakan. Hingga akhirnya terjadi momen penting pada tahun berikutnya.
Pada tahun itu, kata “ok” digunakan oleh para pendukung Presiden Amerika Serikat ke-8, Martin Van Buren. Kata tersebut merupakan singkatan dari “Old Kinderhook”, sebuah julukan untuk Martin Van Buren yang diambil dari kampung halamannya di New York. Para pendukungnya juga menggunakan slogan “Vote for OK” dalam kampanye dan mendirikan Klub OK untuk memengaruhi para pemilih.
Penelitian yang dilakukan Read dengan melihat arsip-arsip surat kabar menunjukkan bagaimana kata “ok” menyebar tahap demi tahap ke seluruh Amerika dan kemudian ke seluruh dunia.
Sesuai dengan makna “all correct” (semua benar), kata “OK” digunakan untuk mengonfirmasi kebenaran suatu hal. Di Indonesia, kata “OK” juga sering ditulis sebagai “oke”. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kata “oke” digunakan untuk menyatakan persetujuan.
Bagaimana, Thecuy? Sekarang kamu sudah tahu asal-usul kata “OK” yang sangat berguna dalam percakapan sehari-hari. Di balik dua huruf itu, ternyata tersimpan sejarah yang cukup panjang!
***
Apakah kamu ingin bergabung dengan Buzznesia Community, di mana kamu bisa ikut berbagai acara online dan offline seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk semua, baik perempuan maupun laki-laki, dan kami juga memiliki komunitas khusus untuk mahasiswa. Yuk, bergabunglah dengan Buzznesia Community. Caranya? Daftar DI SINI!
(finished/finished)
Terima kasih telah mengunjungi thecuy. 🙂

Saya adalah penulis di thecuy.com, sebuah website yang berfokus membagikan tips keuangan, investasi, dan cara mengelola uang dengan bijak, khususnya untuk pemula yang ingin belajar dari nol.
Melalui thecuy.com, saya ingin membantu pembaca memahami dunia finansial tanpa ribet, dengan bahasa yang sederhana.