Kalimat yang digunakan oleh kalangan kelas atas untuk menolak permintaan, menurut psikolog.

anindya

By anindya

🌍 Translate this article:

Untuk sebagian orang, mengatakan tidak pada permintaan bukanlah hal yang mudah. Di satu sisi, mereka merasa berat untuk menyetujui, tetapi di sisi lain, mereka juga tidak ingin mengecewakan orang lain dengan menolak. Pada akhirnya, mereka terpaksa mengorbankan diri sendiri. Apakah kamu bisa relates dengan situasi ini, Thecuy?

Menolak permintaan bukan berarti kamu jahat, Thecuy. Menolak permintaan berarti kamu menetapkan batasan yang jelas tentang apa yang bisa dan tidak bisa kamu lakukan. Namun, memang, ada “seni” menolak permintaan yang bisa kamu coba agar tidak terkesan sombong atau kasar.

Itulah yang dilakukan oleh orang high class. Mereka tahu batasan diri mereka dan mampu menolak permintaan orang lain dengan cara yang elegan tanpa menyakiti.

Dikutip dari Parade, mari simak kalimat yang diucapkan orang high class saat menolak permintaan menurut psikolog!

                                                                                                                                                                                            <section id="section-detail-2" class="multi-card " data-page="2" data-page-title="“Saya sebenarnya ingin sekali menyanggupinya, tapi bolehkah saya memberi kabar nanti?”" dtr-evt="halaman selanjutnya" dtr-sec="halaman selanjutnya" dtr-act="tombol halaman selanjutnya" dtr-id="323265" dtr-ttl="“Saya sebenarnya ingin sekali menyanggupinya, tapi bolehkah saya memberi kabar nanti?”" onclick="_pt(this)" readability="17">
                            <h2 class="fw-bold fs-5">“Saya sebenarnya ingin sekali menyanggupinya, tapi bolehkah saya memberi kabar nanti?”</h2>
                            <div readability="7">
                                <img src="https://akcdn.detik.net.id/visual/2026/08/20/kalimat-yang-diucapkan-orang-high-class-untuk-menolak-permintaan-menurut-psikolog-1787200666807.jpeg?w=700&q=90" alt="Mereka memahami batasan diri sendiri dan mampu menolak permintaan orang lain dengan cara yang elegan dan tidak menyakiti. Kalimat mereka menunjukkan rasa hormat kepada orang lain, tidak bertele-tele, serta menetapkan batasan yang jelas." title="Mereka memahami batasan diri sendiri dan mampu menolak permintaan orang lain dengan cara yang elegan dan tidak menyakiti. Kalimat mereka menunjukkan rasa hormat kepada orang lain, tidak bertele-tele, serta menetapkan batasan yang jelas."/>
                                <p>Kalimat yang digunakan oleh orang-orang high class untuk menolak permintaan, menurut psikolog / Foto: Pexels.com</p>
                            </div>
                            <p><span>Kalimat yang digunakan oleh orang <em>high class</em> untuk menolak permintaan adalah “Saya sebenarnya ingin sekali menyanggupinya, tapi bolehkah saya memberi kabar nanti?”. Menurut psikolog Dr. Ernesto Lira de la Rosa, Ph.D., kalimat ini dapat menunjukkan kepada orang lain bahwa kita menghargai ajakan dan niat mereka.</span></p>

Kalimat ini juga menunjukkan kepada orang lain bahwa Anda menghargai niat mereka untuk melibatkan Anda dan bahwa Anda membutuhkan waktu lebih untuk mempertimbangkan permintaan mereka,” kata psikolog Dr. Ernesto Lira de la Rosa, Ph.D.

Ini juga memberi kesempatan kepada orang tersebut untuk memberitahu kita jika mereka membutuhkan jawaban segera atau pada waktu tertentu.

“Saya tidak bisa meluangkan waktu untuk hal itu”

Mereka memahami batasan diri sendiri dan mampu menolak permintaan orang lain dengan cara yang elegan dan tidak menyakiti. Kalimat mereka menunjukkan rasa hormat kepada orang lain, tidak bertele-tele, serta menetapkan batasan yang jelas.

Kalimat yang digunakan oleh orang-orang high class untuk menolak permintaan, menurut psikolog / Foto: Pexels.com

Jika orang high class tidak bisa menyanggupi suatu permintaan, mereka akan mengucapkan kalimat satu ini yang terkesan lugas dan tidak bertele-tele. Kalimat ini menetapkan batasan tanpa bersikap defensif, Thecuy.

“Ini adalah kalimat yang bisa Anda gunakan saat seseorang mengajukan permintaan yang tidak bisa Anda penuhi. Kalimat ini sederhana, lugas, dan tidak bertele-tele dalam memberikan penjelasan,” kata psikolog klinis Dr. Holly Schiff, Psy.D.

3. “Saya sangat menghargai undangan untuk [acara] ini. Sayangnya, saya tidak bisa hadir karena ada bentrok jadwal”

Mereka memahami batasan diri sendiri dan mampu menolak permintaan orang lain dengan cara yang elegan dan tidak menyakiti. Kalimat mereka menunjukkan rasa hormat kepada orang lain, tidak bertele-tele, serta menetapkan batasan yang jelas.

Kalimat yang digunakan oleh orang-orang high class untuk menolak permintaan, menurut psikolog / Foto: Pexels.com

Salah satu ciri khas dari orang high class adalah mereka akan selalu menunjukkan rasa hormat dan terima kasih kepada orang lain, bahkan ketika mereka tidak bisa menyanggupi permintaan tersebut. Kalimat ini menunjukkan penolakan dengan cara yang sangat sopan tanpa menyakiti hati orang lain.

Orang high class akan menunjukkan empati dan mengatakan betapa pentingnya acara tersebut bagi si penyelenggara. Mereka akan menyampaikan penyesalan karena tidak bisa hadir serta ucapan hangat agar acara tersebut berjalan sukses.

***

Ingin menjadi bagian dari Buzznesia Community di mana kamu bisa ikut berbagai acara online dan offline seru yang diadakan oleh Buzznesia/Beautynesia? Komunitas ini terbuka untuk umum, baik perempuan maupun laki-laki, dan kami juga memiliki komunitas khusus untuk kamu yang masih berstatus mahasiswa/mahasiswi. Ayo, bergabunglah ke Buzznesia Community. Caranya DAFTAR DI SINI!

                <p>(naq/naq)</p>

                <p>Terima kasih sudah mengunjungi thecuy. :)</p>

Tinggalkan Balasan