Hengki Syah Jaya Raih Juara Feature Terfavorit pada Sayembara PWI Langsa

By Jurnalis Berita

🌍 Translate this article:

LANGSA – Hengki Syah Jaya, seorang wartawan dari AcehOnline, terpilih sebagai penulis feature terfavorit dalam Sayembara Penulisan Karangan Khas (Feature) yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Langsa.

Hengki meraih penghargaan tersebut berkat karyanya yang berjudul “Gemercik Sungai dan Tarian Burung Bukit Lawang Mengiringi Pelatihan Jurnalis.” Atas prestasinya, ia berhak menerima hadiah utama yang disiapkan oleh Ketua Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh, Agusni AH, yang merupakan mantan wartawan sekaligus penulis esai, cerpen, dan puisi.

Sayembara ini merupakan kelanjutan dari Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kewartawanan yang diselenggarakan oleh PWI Kota Langsa di kawasan wisata Bukit Lawang, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, pada tanggal 24–26 Juli 2026.

Ketua PWI Kota Langsa, Putra Zulfirman, menjelaskan bahwa lomba penulisan feature ini merupakan bagian dari matrikulasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW), khususnya dalam mata ujian penulisan karya khas.

“Dalam matrikulasi UKW, terdapat mata ujian menulis karya khas atau feature. Oleh karena itu, kami meminta peserta untuk berlatih menulis feature dengan tema kegiatan pelatihan yang mereka ikuti,” kata Putra pada hari Selasa (28/7/2026).

Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan peserta dalam menulis feature yang informatif, menarik, dan sesuai dengan kaidah jurnalistik.

Lima anggota PWI Kota Langsa mengirimkan karya terbaik mereka, yaitu: Syafrul (AtjehTerkini) dengan judul “Pelatihan Peningkatan Kapasitas Wartawan di Wisata Alam Bukit Lawang”, Ray Iskandar (Harian Rakyat Aceh) dengan judul “PWI Langsa Belajar Sembari Studi Wisata”, Munawar (Harian Waspada) dengan tulisan “Di Rerimbunan Hutan, Menyulih Mental dan Kompetensi Anggota PWI Langsa”, Rapian (MediaKontras.id) dengan judul “Peningkatan Kapasitas Wartawan Berpadu dengan Wisata Menjaga Asa Jurnalisme”, dan Hengki Syah Jaya (AcehOnline) dengan karya “Gemercik Sungai dan Tarian Burung Bukit Lawang Mengiringi Pelatihan Jurnalis”.

Seluruh karya yang dikirimkan kemudian dianalisis dan dikurasi oleh Agusni AH untuk menentukan tulisan terbaik.

Dalam penilaiannya, Agusni menyatakan bahwa karya Hengki Syah Jaya paling menonjol karena mampu menciptakan suasana yang hidup melalui deskripsi alam Bukit Lawang tanpa mengabaikan substansi pelatihan jurnalistik.

“Feature ini adalah tulisan yang paling kuat dalam menggambarkan atmosfer. Judulnya menarik dan dapat memicu rasa ingin tahu. Penulis memanfaatkan elemen deskriptif dengan baik melalui penggambaran suara sungai, satwa, dan lanskap Bukit Lawang sehingga pembaca merasa seolah berada di lokasi. Keseimbangan antara keindahan alam dan substansi pelatihan menjadi keunggulan utamanya,” tulis Agusni dalam hasil penilaiannya.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta karena mampu menyajikan sudut pandang yang berbeda terhadap peristiwa yang sama.

“Kelima feature tersebut menunjukkan karakter masing-masing. Keberagaman pendekatan ini menunjukkan bahwa sebuah peristiwa dapat diolah menjadi feature dengan gaya dan sensitivitas yang berbeda-beda. Namun, berdasarkan penilaian yang dilakukan, tulisan Hengki Syah Jaya dianggap paling memenuhi karakteristik feature dan layak menjadi karya terfavorit,” ujarnya.

Sayembara ini diharapkan dapat memotivasi anggota PWI Kota Langsa untuk terus meningkatkan kualitas karya jurnalistik, khususnya dalam penulisan feature sebagai salah satu bentuk karya jurnalistik yang mengutamakan kedalaman, human interest, dan kekuatan bercerita.

Baca juga berita lainnya di News Page.

Tinggalkan Balasan