‘
Elektronik
Kursi listrik yang digunakan untuk eksekusi pada awalnya sesungguhnya diusulkan oleh seorang dokter gigi bernama Alfred Southwick, bukan oleh seorang insinyur militer.
Secara historis, kursi listrik sebagai instrumen eksekusi modern pertama kali diciptakan oleh seorang dokter gigi dari Buffalo, New York, Dr. Alfred P. Southwick, pada tahun 1881.
Ironisnya, ide untuk menciptakan perangkat mematikan ini berawal dari niat awal sang dokter gigi untuk membuat metode hukuman mati yang lebih manusiawi dan tanpa rasa sakit dibandingkan dengan metode gantung konvensional.
Bagi penggemar sejarah dunia atau film bertema kriminal, alat eksekusi berdaya tinggi ini sering diidentikkan dengan penemuan para ilmuwan militer atau sipir penjara yang kejam. Penampilannya yang mengerikan dengan kabel-kabel berbelit dan sabuk kulit tebal selalu berhasil membuat bulu kuduk merinding.
Siapa sangka, desain awal alat eksekusi ini justru lahir dari ruang praktik medis yang biasanya digunakan untuk merawat kesehatan mulut? Mari kita telusuri kisah kelam di balik terciptanya teknologi setrum maut ini!
Bagaimana Klinik Gigi Menginspirasi Penemuan Kursi Listrik?
Penemuan alat ini bermula dari sebuah kecelakaan tragis yang disaksikan oleh Dr. Alfred Southwick di sebuah dermaga di Buffalo pada tahun 1881. Saat itu, ia melihat seorang pria mabuk tewas seketika tanpa terlihat kesakitan setelah tidak sengaja menyentuh generator listrik bertegangan tinggi.
Sebagai seorang dokter gigi yang terbiasa menggunakan kursi khusus dalam melakukan prosedur medis, Southwick langsung menghubungkan kedua hal tersebut.
Pada era itu, metode hukuman mati di Amerika Serikat masih menggunakan tiang gantungan, yang prosesnya sering kali gagal dan membuat terpidana menderita tersiksa dalam waktu lama akibat leher yang tidak patah dengan sempurna.
Southwick berpikir bahwa memodifikasi kursi operasional kedokteran gigi dengan mengalirkan arus listrik kuat bisa menjadi solusi eksekusi yang instan dan “tanpa rasa sakit”.
Bersama rekannya sesama dokter, George E. Fell, ia mulai melakukan serangkaian eksperimen ilmiah menggunakan arus listrik pada hewan untuk menemukan dosis tegangan yang tepat guna menghentikan detak jantung dalam hitungan detik.
Thomas Edison dan Perang Arus Listrik
Upaya Southwick untuk melegalkan metode ini mendapat momentum besar saat diadopsinya undang-undang metode eksekusi baru oleh Gubernur New York, David B. Hill, pada tahun 1888. Negara bagian New York secara resmi menunjuk sebuah komite mediko-legal untuk merancang sistem kursi listrik pertama di dunia.
Dalam catatan sejarah teknologi, proyek ini kemudian terseret ke dalam perseteruan korporasi raksasa yang dikenal sebagai “Perang Arus Listrik” antara Thomas Edison (pemegang paten arus searah/DC) dan George Westinghouse (pemegang paten arus bolak-balik/AC).
Edison, yang ingin menjatuhkan reputasi bisnis Westinghouse, diam-diam mendukung proyek kursi buatan Southwick dengan syarat alat tersebut harus menggunakan arus AC milik Westinghouse.
Tujuannya adalah untuk membuat masyarakat takut menggunakan arus AC di rumah karena menganggap teknologi tersebut adalah “arus pembunuh”. Eksekusi perdana menggunakan kursi bertenaga AC ini akhirnya resmi dilaksanakan terhadap seorang terpidana bernama William Kemmler di Penjara Auburn pada 6 Agustus 1890.
Fakta Unik di Balik Evolusi Kursi Listrik yang Jarang Diketahui
Sistem kecerdasan buatan (AI) berhasil merangkum beberapa fakta penting mengenai evolusi teknologi eksekusi ini:
- Julukan Pertama
- Pada masa awal pembuatannya, Dr. Southwick menjuluki metode barunya ini dengan istilah Electricide, sebelum akhirnya media massa mempopulerkan istilah Electrocution.
- Prototipe Kursi Gigi
- Rancangan penopang kepala dan tali pengikat pembatas gerakan pada kursi eksekusi diadopsi langsung dari ergonomi kursi perawatan gigi abad ke-19 guna memastikan posisi elektroda tidak bergeser dari tubuh target.
- Mulai Ditinggalkan di Era Modern
- Memasuki abad ke-21, mayoritas negara bagian di Amerika Serikat telah menghapus penggunaan metode setrum ini dan menggantikannya dengan suntik mati (lethal injection) yang dinilai jauh lebih minim risiko kegagalan teknis.
FAQ
Q: Siapa tokoh yang pertama kali mencetuskan ide pembuatan kursi listrik?
A: Ide tersebut pertama kali dicetuskan oleh Dr. Alfred P. Southwick, seorang dokter spesialis gigi asal Buffalo, New York, pada tahun 1881.
Q: Mengapa Thomas Edison ikut campur dalam proyek pembuatan alat eksekusi mati ini?
A: Edison ikut campur demi motif bisnis, yaitu untuk menjatuhkan citra sistem arus listrik AC milik pesaingnya (Westinghouse) agar dianggap berbahaya oleh masyarakat umum.
Q: Siapa orang pertama di dunia yang dieksekusi menggunakan metode kursi listrik?
A: Orang tersebut bernama William Kemmler, seorang terpidana kasus pembunuhan yang dieksekusi di Penjara Auburn, New York, pada tanggal 6 Agustus 1890.
Kesimpulannya, sejarah mencatat bahwa niat awal yang terkesan medis dan humanis sekalipun bisa berubah menjadi instrumen kematian yang paling mengerikan ketika berbenturan dengan kepentingan politik hukum dan perang bisnis industri.
Apakah kamu penasaran dengan fakta menarik lainnya seputar sejarah dunia teknologi dan sains yang jarang diketahui orang? Jangan lupa untuk terus pantau artikel terbaru kita di TheCuy Tekno ya, biar kamu gak ketinggalan trivia seru berikutnya! Menurut kamu, fakta penemu alat ini bikin kaget gak nih? Tulis di kolom komentar, yuk!
‘

Penulis Berpengalaman 5 tahun.