Panen raya semangka tanpa biji, petani menjualnya seharga Rp7.000 per kilogram di Meulaboh.

By Jurnalis Berita

🌍 Translate this article:

Thecuy.com, Meulaboh — Musim panen raya semangka di kawasan Keramat Kawai 16, Aceh Barat, memberikan keuntungan bagi petani dan pedagang lokal. Produksi yang melimpah menghasilkan banyak pasokan semangka segar yang ditawarkan langsung kepada konsumen dengan harga terjangkau.

Pemilik kebun sekaligus pedagang, Tengku Basyariah, menjual semangka non biji dari panennya seharga Rp7.000 per kilogram. Harga ini jauh lebih murah daripada harga pasar umum. Tindakan ini diambil untuk menarik minat pembeli dan menghabiskan stok segar yang baru saja dipanen.

Strategi Memotong Rantai Distribusi

Tengku Basyariah menjelaskan bahwa pengurangan harga yang signifikan dimungkinkan karena ia memotong rantai distribusi. Dengan memanen langsung dari kebun miliknya sendiri di Keramat Kawai 16, ia tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk tengkulak.

Ia memilih berjualan di persimpangan Lapang Meulaboh, bukan di dalam pasar seperti kebanyakan pedagang. Strategi penjualan langsung di lokasi strategis ini terbukti efektif dan diminati masyarakat.

Omzet hingga Rp5 juta per Hari

Stan dagangannya di persimpangan Lapang mulai beroperasi pukul 10.00 WIB hingga malam hari dan selalu ramai dikunjungi pembeli. Dari hasil penjualan, Tengku Basyariah mengaku mampu mengantongi omzet hingga Rp5 juta per hari.

Dia optimis usahanya di Aceh Barat akan terus berjalan lancar karena stok semangka diperkirakan akan selalu tersedia selama masa panen raya masih berlangsung.

Baca juga berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan