Thecuy.com melaporkan bahwa tren drama Tiongkok, sering disebut drakin, yang sedang melanda masyarakat memiliki efek samping tersembunyi pada kesehatan otak. Ahli saraf dr. Lilir Amalini, Sp.N, CFIDN, AIFO‑K, memperingatkan bahwa maraton menonton drakin hingga larut malam dapat memicu kecanduan dopamin.
Dopamin berfungsi sebagai neurotransmiter yang terkait dengan sistem penghargaan di otak. Ketika seseorang menikmati sesuatu, dopamin dilepaskan, menciptakan rasa kepuasan dan keinginan untuk mengulangi perilaku tersebut. Setiap episode drakin yang penuh dengan plot tak terduga, konflik, atau akhir yang menegangkan memicu pelepasan dopamin, sehingga otak ingin terus menonton episode berikutnya untuk merasakan kepuasan yang sama.
dr. Lilir membandingkan situasi ini dengan kecenderungan mengonsumsi makanan manis secara berlebihan. Semakin sering otak menerima stimulasi instan, semakin banyak rangsangan yang diperlukan untuk mencapai tingkat kepuasan yang sama. Akibatnya, individu kesulitan berhenti menonton dan mengalami penurunan fungsi kognitif, termasuk konsentrasi, pengambilan keputusan, pengendalian emosi, dan motivasi untuk melakukan aktivitas produktif.
Rina, seorang ibu rumah tangga dari Bengkalis, menceritakan pengalamannya sendiri tentang dampak negatif dari kebiasaan ini. Dia bermaksud untuk menonton satu episode saja, tetapi akhirnya terus menonton hingga tengah malam. Keesokan harinya, dia mengalami pusing, rasa berat di mata, dan pekerjaan rumahnya tertunda. Sekarang, dia telah mulai membatasi waktu menontonnya.
Namun, dr. Lilir menekankan bahwa kondisi ini bukan kerusakan otak yang permanen. Fungsi otak dapat pulih secara bertahap dengan mengurangi paparan dopamin yang instan. Dia menyarankan untuk membatasi waktu menonton drakin dan penggunaan media sosial, meningkatkan aktivitas fisik, membaca buku cetak, dan memastikan waktu tidur yang cukup. “Menonton drakin tidak masalah jika dianggap sebagai hiburan, tetapi durasi dan kemampuan untuk mengendalikan diri sangat penting. Jika hal ini mulai mengganggu kesehatan, produktivitas, atau aktivitas sehari-hari, itu adalah tanda bahwa kita perlu mulai membatasi kebiasaan tersebut,” tegasnya.
Penelitian Terbaru
Studi tahun 2023 yang melibatkan lebih dari 2.000 peserta menemukan bahwa mereka yang melakukan maraton menonton secara rutin memiliki kepadatan gray matter yang lebih rendah di area otak yang terkait dengan kontrol impulsi. Meta-analisis tahun 2024 tentang respons dopamin selama streaming menunjukkan bahwa cliffhanger dalam serial TV memicu pelepasan dopamin yang lebih tinggi dibandingkan dengan akhir yang terstruktur dengan baik. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan batasan maksimal dua jam per hari untuk aktivitas menonton yang tidak terkait dengan pekerjaan, untuk menjaga kesehatan otak dan perilaku.
Studi Kasus
Penelitian yang dilakukan pada tahun 2022 di sebuah universitas di Jakarta melacak 150 mahasiswa yang mengembangkan pola serupa karena serial populer. Setelah menerapkan “hari bebas layar” selama tiga hari, skor partisipan dalam tes memori kerja dan tugas perhatian meningkat secara signifikan, yang menunjukkan bahwa pengurangan paparan stimulasi cepat dapat meningkatkan fungsi kognitif dengan cepat.
Kesimpulan
Mengakui kekuatan dopamin yang memikat dari serial favorit dapat mengubah kebiasaan menjadi perangkap tersembunyi. Dengan menetapkan batasan yang bijaksana, menyeimbangkan waktu layar dengan aktivitas fisik, dan memberikan waktu yang cukup untuk tidur, kita dapat menikmati hiburan tanpa mengorbankan kecerdasan dan kesejahteraan kita. Ambil kendali sebelum kepuasan instan mengambil alih kehidupan Anda.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke [email protected].