Bupati Jembrana melantik lima kepala OPD di TPA Peh sebagai simbol solusi nyata.

By Jurnalis Berita

🌍 Translate this article:

Thecuy.com, Negara — pada hari Selasa, 7 Juli 2026, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan secara resmi mengangkat lima kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) definitif di Tempat Pengolahan Akhir (TPA) Peh, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara. Pemilihan lokasi yang tidak biasa ini menjadi lambang bahwa pejabat yang dipercaya harus mampu memberikan solusi konkret terhadap masalah nyata masyarakat, terutama dalam hal pengelolaan sampah.

Upacara pelantikan ini menandai babak baru dalam upaya reformasi birokrasi di Kabupaten Jembrana, karena untuk pertama kalinya pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama dilakukan melalui sistem Manajemen Talenta yang mengutamakan kompetensi, kinerja, dan objektivitas.

“Ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam membangun birokrasi yang profesional, transparan, dan berbasis merit. Saya ingin para pejabat yang terpilih benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat melalui kinerja yang nyata,” ujar Bupati Kembang dalam sambutannya.

Lima pejabat yang sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) kini memimpin OPD masing-masing. Mereka adalah I Wayan Putra Mahardika sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan dan Kawasan Permukiman (LHPKP); I Wayan Harta Wijaya sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian; I Putu Nova Noviana sebagai Sekretaris DPRD Jembrana; I Putu Oka Santhika sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM); dan I Made Cipta Wahyudi sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.

Seusai pelantikan, bupati langsung memberikan target kerja. Kepala Dinas LHPKP diminta untuk mempercepat penyelesaian masalah sampah secara terpadu dari hulu ke hilir. Kepala Dinas Kominfo ditugaskan untuk mengembangkan sistem pemerintahan berbasis digital guna menyederhanakan administrasi dan meningkatkan efisiensi pelayanan. Kepala BKPSDM diminta untuk menyusun sistem kerja yang mendorong produktivitas aparatur sipil negara. Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian diarahkan untuk memperluas akses pasar dan memperkuat promosi produk UMKM Jembrana. Sekretaris DPRD diharapkan untuk membangun komunikasi yang responsif dengan DPRD demi sinergi legislatif-eksekutif.

Bupati menegaskan para pejabat baru tidak punya banyak waktu untuk beradaptasi. “Saya berharap pejabat yang dilantik hari ini langsung bekerja, menghadirkan inovasi, dan menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Penelitian terbaru, termasuk analisis Bank Dunia tahun 2024 tentang manajemen talenta di pemerintahan daerah, menunjukkan bahwa sistem pengangkatan berbasis kompetensi dapat meningkatkan efisiensi layanan publik hingga 30 % dan mengurangi tingkat pergantian karyawan. Menerapkan wawasan ini pada pendekatan Jembrana yang baru menyiratkan bahwa fokus pada merit dan kinerja kemungkinan besar akan menghasilkan solusi pengelolaan sampah yang lebih cepat, transformasi digital yang lebih lancar, dan dukungan yang lebih kuat bagi UMKM, yang pada akhirnya akan meningkatkan kepercayaan publik terhadap pemerintahan lokal.

Upaya berani Bupati Jembrana ini menandai pergeseran menuju tata kelola yang berorientasi pada hasil, di mana setiap pejabat yang diangkat bertanggung jawab atas dampak nyata bagi masyarakat. Dengan menerapkan manajemen talenta dan target kinerja yang jelas, kabupaten ini menjadi contoh bagi wilayah lain yang berusaha mencapai lingkungan yang lebih bersih, layanan yang lebih cerdas, dan ekonomi lokal yang berkembang. Tetaplah terlibat, tetaplah terinformasi, dan dukung perjalanan ini menuju pelayanan publik yang transparan dan efektif.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan