Warga Pancatengah Tasikmalaya Demo Jalan Rusak, Pemerintah Pastikan Jalan Cibongas Akan Ditangani

By Jurnalis Berita

๐ŸŒ Translate this article:

Warga Kampung Cibongas berdeman di Kantor Kecamatan Pancatengah atas rencana pemeliharaan jalan Ciwatinโ€“Kalapagenep. Mereka mengutip bahwa segmen 800 meter yang melintasi wadasa mereka tidak diolah dalam proyek hotmix. Aksi protest mereka mencakup melukis ban di jalan depan kantor dan memadamkan akses. Informasi ini viral di media sosial, mencerminkan kesedihan masyarakat karena perbandingan kesenjangan dengan proyek perbaikan di jalur lain yang sama.

Salah satu peserta protes menyatakan keinginan untuk memperoleh penjelasan jelas. Jika realisasi tidak sesuai, masyarakat akan melanjutkan aksi dengan skala lebih besar. Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin mengunjungi lokasi dan menjelaskan bahwa dana Rp230 miliar di pinjaman daerah direncanakan untuk 32 jalan, termasuk yang dipertanyakan.

Proses perbaikan tetap dalam koordinasi dengan pemerintah kabupaten. Tokoh tokoh masyarakat meminta warga untuk tidak merusak kondisi yang kondusif dan fokus pada dialog. Warga berharap klarifikasi segera dari pihak berwenang. Jika tidak ada respon dalam waktu terkini, aksi tambahan menjadi kemungkinan.

Analisis menunjukkan bahwa konflik ini mencerminkan ketidaktransparan dalam alokasi anggaran infrastruktur. Kebutuhan villages untuk kesetaraan dalam pembenaran proyek menjadi kuncinya. Komunikasi yang jelas dan partisipatif dalam pembentukan prioritas pemerintah daerah magang membangun kepercayaan masyarakat.

Kelemahan infrastruktur yang tidak teratur memicu ketimpangan sosial. Pengalaman Kampung Cibongas menjadi peringat bahwa pembangunan harus mencerminkan realitas kebutuhan lokal. Pemerintah diminta untuk menjelaskan mekanisme pengambilan keputusan agar proses lebih adil dan terukur. Keberhasilan memperbaiki jalan Ciwatinโ€“Kalapagenep tergantung pada komitmen untuk inklusi dan akuntabilitas.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan