Ombudsman Mengungkapkan 320 Siswa Baru SMAN di Sumsel yang Tak Terdaftar di Dapodik Karena Kuota SPMB Tidak Sesuai

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Ombudsman RI Provinsi Sumsel menemukan 320 siswa baru SMA yang mungkin tidak terdaftar di Dapodik karena keliruan kuota dalam SPMB 2026/2027. M. Adrian Agustiansyah, yang umum sebagai Kepala Perwakilan Ombudsman, menjelaskan masalah ini setelah timnya melakukan pengawasan langsung. Disetiap sekolah, terjadi perbedaan antara jumlah ruang belajar dan jumlah peserta yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Sumsel beserta verifikasi BPMP.

Menurut Surat BPMP Sumsel Nomor 0859/B/C6.13/PP.00.08/2026, SMAN 11 dan SMAN 20 di Palembang masing-masing kekurangan empat ruang belajar atau 160 siswa. Keputusan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah No. 14 Tahun 2026 menekankan bahwa pengecualian daya tampung harus sesuai rekomendasi UPT kementerian. Jika data Dapodik tetap mengacu pada kuota yang belum diverifikasi, risiko siswa tidak terdaftar seperti kasus SMAN 5 Bengkulu 2025 masih tinggi.

Ombudsman juga menemukan tiga pelanggaran lain. Salah satunya, siswa lulus melalui jalur domisili di SMAN 1 Palembang meski tidak sesuai zonasi berdasarkan SK Kepala Dinas Pendidikan. Kedua, Dinas Pendidikan Sumsel tidak memberikan ruang atau masa untuk sengaja orang tua di semua jalur pendaftaran, termasuk domisili, afirmasi, mutasi, serta prestasi. Ketiga, sebagian sekolah mengalihkan seluruh kuota SPT nonde sentralisasi gelombang I ke jalur tes akademik, meski petunjuk teknis memperbolehkan perubahan melalui domisili atau tes.

Dalam komentar terpisah, video viral di media sosial menunjukkan tanda punglit di SMA Negeri 1 Lubuklinggau. Seorang orang tua klaim permintaan Rp8 hingga Rp10 juta untuk pasangan anak. Kejaksaan Negeri Lubuklinggau menilai klaim ini dan akan memendonatkan pihak sekolah.

Ombudsman Sumsel terus memaksa Dinas Pendidikan memperbaiki kuota dan prosedur SPMB agar hak siswa tetap terpenuhi. Langkah ini bertujuan menghindari risiko siswa kehilangan status pendidikan mereka.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan