Program Ngobras yang disiarkan Pro1 RRI Surabaya pada Rabu, 24 Juni 2026, membahas dampak Perang Dunia I dan II terhadap Surabaya. Nama pendiri RRI, Joe Adi Yuanda, mengajukan Muhammad Zaki Rabbani dari Begandring Soerabaia sebagai penjelas utama. Zaki dengan ciri khas Abdulrahman Saleh, tokoh peluncur RRI dan ahli radio, menjelaskan motivasi memahami profil multitalenta Saleh. “Beliau bukan hanya dokter dan ahli radio, tapi juga pahami penerbangan dan kedirgantaraan cepat. Itulah yang memicu aku untuk menyimpan dan menceritakan tentang jasa beliau,” kata Zaki.
Zaki tertarik dengan buku Surabaya City of War karya Hawedik, terbit 2003. Buku tersebut menjelaskan pengaruh perang global terhadap kehidupan Surabaya. “Ini mengingatkan kita, meskipun perang saat ini di Timur Tengah, dampaknya tetap berlanjut. Begitu juga di Surabaya sejak 1914 hingga 1945,” menjelaskan Zaki.
Sebelum Perang Dunia I, Surabaya menjadi kota terkemuka di Hindia Belanda. Lokasi strategis menjadikannya pusat perdagangan antara barat dan timur Nusantara. “Semua komoditas seperti rempah, minyak, dan batu bara dari Kalimantan melewati Surabaya. Perekonominya ditopang oleh gula, tebu, dan kilang minyak pertama di Kutisari dan Wonokromo,” ujar Zaki.
Ketimpangan budaya yang tetap ada hingga kini seperti jejak makam orang Eropa, Jepang, atau lain yang datang untuk perdagangan atau pelayaran. “Kita masih dapat melihat jejak keberagaman itu,” tambahkan Zaki.
Perang Dunia I memicu perubahan ekonomi. Meski Belanda netral, blokade dan embargo menghambat perdagangan. “Setelah perang, permintaan melonjak dan harga melambung tinggi. Namun uang beredar makin berlebihan, memicu inflasi dan pemogokan buruh di Surabaya,” kata Zaki.
Flu Spanyol 1918 juga mengguncang Surabaya sebagai kota pelabuhan. “Mirror pandemi_COVID-19, pengetahuan medis masih terbatas. Korban juara di Jawa Timur sangat banyak, dampak tersembunyi dari perang pertama,” ujar Zaki.
Pendudukan Jepang 1942 menjadi another momentum. “Perubahan kekuasaan dari Belanda ke Jepang menyatunya penderitaan dengan pengalaman politik. Tokoh Indonesia terlibat dalam administrasi, yang memperkuat kesadaran kebangsaan,” jelas Zaki.
Peristiwa global 1914–1945 membentuk perjalanan Surabaya dan menjadi bagian penting menuju kemerdekaan Indonesia.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.