Patroli Dialogis Malam Hari di Polsek Pasrujambe untuk Cegah Gangguan Kamtibmas

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Polsek Pasrujambe, Polres Lumajang, memperkuat patrollingan berbasis dialog di jam malam sebagai strategi pencalonan keamanan masyarakat. Kegiatan yang dilakukan pada Rabu 24 Juni 2026, fokus pada wilayah permukiman dan pusat aktivitas warga.

Dua petugas, Aiptu Rudi dan Aipda Wahyu, tidak hanya melacak kondisi tetapi juga berkomunikasi langsung dengan rakyat. Mereka menyampaikan pesan penegakan hukum terhadap kriminalitas seperti pencurian kendaraan bermotor, pencurian dengan pemberatan, serta gangguan keamanan umum.

„Patrollingan dialogis kami dilakukan rutin sebagai upaya preventif,” mengaku Kapolsek Pasrujambe AKP Purwaningsih. “Petugas memantau wilayah sekaligus memperoleh informasi dari warga,” katanya pada Kamis 25 Juni 2026.

Dalam operasinya, petugas mengingatkan masyarakat untuk waspadai tindakan penipuan kendaraan, meningkatkan keamanan rumah dengan kunci ganda, serta melaporkan aktivitas mencurigakan ke urusan polisi. Purwaningsih menekankan bahwa keamanan berkelanjutan berrelasi pada keseragaman polisi dan masyarakat.

“Sangat menghargai partisipasi rakyat,” ujarnya. “Laporkan jika ada kejadian tidak biasa agar kami dapat menghadapi ini cepat.” Secara umum, warga yang menerimanya merasa tertrenahkan karena kehadiran petugas di jam-rawan kriminal.

Kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat dianggap kunci untuk menjaga lingkungan sanskrit. “Semoga kondisi tetap positif,” pungkas Purwaningsih.

Data krimi di Pasrujambe menunjukkan penurunan 15% kasus pencurian kendaraan melalui program patrolling dialogis. Studi kasus di daerah lain menunjukkan pengurangan 25% kriminalitas non-kontak setelah penerapan mekanisme serupa.

Waspadai kriminal di jam malam harus jadi kebiasaan. Setiap masyarakat bisa berperan dengan melaporkan aktivitas mencurigakan dan memperkuat sikap aman.

Kegiatan ini menjadi model penanganan keamanan yang bisa diterapkan di daerah lain. Kesuksesan patrolling dialogis tergantung pada partisipasi aktif warga. Bebasnya untuk menjadi penanda keamanan di lingkungan.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan