NGV Melbourne menjadi lokasi utama pameran Cartier terbesar yang pernah digelar di Australia. Event ini menampilkan hampir 400 perhiasan, jam tangan, tiara, serta arsip langka yang menggambarkan perjalanan bersejarah brand asal Prancis selama dua abad. Pameran dijalankan hingga 4 Oktober 2026, menjadi penyelenggaraan yang terbesarkan dari exposisi sebelumnya di London setelah sukses di Victoria and Albert Museum. Di kota Australia, hampir 300 karya pada kiat ini belum terlihat di publik sebelumnya di wilayah tersebut.
Cartier mulai dari usaha keluarga yang diteruskan oleh Louis-François Cartier pada 1847 hingga menjadi simbol kemewahan global. Perjalanan perusahaan ini mencerminkan peningkatan jaringan internasionalnya antara Paris, London, dan New York, serta pembuatan filosofi desain yang menjadi standar dunia.
Pameran ini mengungkap karya ikonik yang pernah dikodeksi oleh figura terkemuka. Kalung ruby Elizabeth Taylor, koleksi pribadi Grace Kelly, serta perhiasan dukun Duchess of Windsor disajikan dalam satu ruang. Persona seperti Rihanna, Andy Warhol, serta Putri Margaret juga memenuhi narasi ini, menunjukkan peran Cartier di kesetaran aristokrasi, budaya populer, dan dunia seni.
Koleksi lebih dari 30 tiara menjadi elemen krusial, termasuk 24 yang dipamerkan bersamaan di ruang terakhir. Scroll Tiara tahun 1902, yang pernah digunakan Lady Clementine Churchill saat pengobatan Ratu Elizabeth II dan kemudian muncul di sampul majalah W bersama Rihanna, menjadi simbol ketahanan relevansi Cartier lintas era.
Pengaruh global Cartier didokumentasikan melalui inspirasi Mesir Kuno, pencarian batu mulia ke India dan Timur Tengah, hingga desain Tutti Frutti yang ikonik. Kalung Tutti Frutti untuk Daisy Fellowes pada 1936, dengan perpaduan ruby, emerald, dan sapphire, dianggap sebagai karya terkesan dalam sejarah.
Innovasi Cartier juga terlihat melalui koleksi jam tangan dan Mystery Clocks. Mekanisme jam yang menari tanpa penggerak menunjukkan kemampuan teknis revolusioner anak usia muda perusahaan.
Pemilihan pendekatan kuratorial tidak hanya menampilkan artefak mewah, tetapi juga sebagai narasi tentang kreativitas, identitas, dan perubahan zaman. Setiap bros berbentuk panther, kalung berlian, atau tiara mengandung cerita tentang perempuan berdampak, perjalanan budaya lintas wilayah, serta evolusi selera.
Pameran ini memberikan kesempatan unik untuk melihat bagaimana Cartier tetap relevan selama 180 tahun. Merdeka dari estetika, keunikan merek ini menginspirasi generasi setelahnya melalui keberlanjutan designs dan inovasi.
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.