Fiskal Tasikmalaya Seret dari Proyeksi, Strategi JJP Diky Candra Jemput PAD

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Saatruang fiskal semakin terbatas, Pemerintah Kota Tasikmalaya mencari strategi baru untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Salah satu pendekatan yang semakin dikembangkan adalah pembentukan Jalan-Jalan Pintar (JJP) sebagai upaya mencari investasi, bantuan pemerintah, hingga dana CSR.

Diky Candra, Wakil Wali Kota, menyatakan bahwa kebutuhan fiskal saat ini memaksa pemerintah daerah berinovasi dan berhenti pada pola yang biasa. Ia menekankan bahwa beberapa OPD telah mengambil langkah, seperti memberikan penghargaan kepada pengelola Hutan Bambu untuk mendorong pariwisata tanpa mengorbankan APBD.

Diky menyebut, jika JJP berhasil, bisa menghasilkan pariwisata yang mendukung PAD tanpa membebani dana daerah. Ia menjelaskan JJP bertugas mempromosikan potensi kota serta menawarkan investasi kepada kementerian, pemerintah provinsi, atau perusahaan. Pengkomunikasian aktif juga bisa membuka dukungan dari pemerintah pusat atau Jawa Barat.

Contohnya, Pemkot bisa mengajukan permohonan penangguhan biaya yang terkait dengan kebijakan BPJS Kesehatan. Hanafi, Penjabat Sekretaris Daerah, menekankan bahwa keterbatasan anggaran harus memprioritaskan program yang berfaedah bagi masyarakat.

Strategi JJP ini diharapkan bisa menjadi solusi kreatif untuk mengoptimalkan potensi lokal tanpa mengandalkan APBD. Pemerintah harus tetap fokus pada kebutuhan publik dan prioritas pembangunan yang benar-benar manfaat masyarakat.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan