Wanita korban penyelapan 3 tahun, keluarga membagikan poster di Medsos

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Media Kampung – Salah satu korban penyekapan dan penganiayaan, seorang wanita berinisial YTR (29), diduga oleh pasangannya berinisial T (30). Kekerasan tergantung selama kurang lebih tiga tahun di Bandung. Keluarga kehilangan kontak sejak 2023 dan hanya menemukan YTR di kondisi kritis di rumah sakit.

Adik korban, Syahrul Ulum (26), membagikan cerita bahwa keluarga mencari karir dan biaya YTR tanpa keberadaannya. “Dari waktu korban hilang, kita mencari di tempat kerja dan kosan. Tapi tidak ada,” ujarnya di Komplek Permata Hijau, Rancaekek. Upaya mencari melalui media sosial juga tidak berhasil selama ber jangka panjang.

Keluarga menerima pesan WhatsApp mencamang YTR namun isinya tidak sesuai karakternya. “Pesan itu kasar. YTR itu orang baik, nggak seperti itu,” bersabuk Syahrul. Kesedaran ini membuat keluarga tidak melaporkan ke polisi karena mengira YTR bekerja di Jakarta.

Pencarian akhirnya berhasil setelah YTR ditemukan di rumah sakit tiga tahun setelah hilang. Keluarga langsung lapor T ke Polda Jabar melalui no LP/B/1145/VI/2026. Kabid Humas Polda, Kombes Hendra Rochmawan, mengonfirmasi bahwa korban mengalami penganiayaan fisik selama bertahun. Polisi sedang menyelidiki kasus ini.

Kasus ini menunjukkan risiko buntutan dalam hubungan pasangan. Daring melaporkan ancaman saat paling awal bisa mencegah kerugian lebih besar. Setiap orang memerlukan dukungan untuk melindungi diri dan radikalisme terhadap kasus kekerasan seksual.

Reklamasi korban bukan sekadar tugas orang terkait. Kesadaran publik harus meningkat untuk mencegah penderitaan yang terlupakan. Hiburan tidak boleh berdampak pada kehidupan seseorang tanpa tanggung jawab.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan