Pemkot Banjar Datangi Sekolah untuk Pembuatan AK1 Siswa Baru yang Lulus Sementara Ada Tekanan Pengangguran

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Disnaker Kota Banjar mengajukan program jemput bola di sekolah-skolah sebagai upaya memfasilitasi pengajuan kartu kerja (AK1). Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi aktif dan mengubah pola pelayanan sebelumnya yang kurang efektif.

Kepala Bidang Penempatan, Perluasan dan Produktivitas di Disnaker, Moh Rizal NS Mokodompit, menjelaskan bahwa aktivitas ini dirancang untuk mengubah pendekatan lama di mana calon pekerja harus mendatangkan diri langsung ke kantor. “Kami ingin mempercepat proses dengan mengkonsolidasi dengan sekolah,” kata dia Kamis (28/5/2026).

Sebelumnya, disnaker telah menghadiri jemput bola di SMKN 1 Banjar (190 siswa), SMKN 3 Banjar (150 siswa), dan SMKN 2 Banjar (120 siswa) Selasa (26/5/2026). Program ini juga melibatkan siswa dari luar daerah, terutama dari Kabupaten Ciamis, tanpa pembeda biaya atau prosedur.

AK1 yang dikeluarkan memiliki masa berlaku selama dua tahun, menjadi modal penting bagi siswa baru lulus untuk mencari pekerjaan. Disnaker juga mempersiapkan perencanaan ketenagakerjaan dengan mengumpulkan data dari seluruh lurah, kepala desa, perusahaan, LPK, hingga TKA.

Sebagai upaya mendatangkan informasi terbaru, pihaknya berencana memperluas penelitian tentang pengaruh program ini pada pengangguran di wilayah lain. Studi menunjukkan bahwa inisiatif berbasis komunitas bisa mengurangi TPT hingga 15% dalam satu tahun.

Kebijakan ini mencerminkan strategi pemerintah untuk mempercepat penurunan pengangguran melalui pendekatan kreatif. Model ini bisa menjadi referensi bagi kota-kota lain yang menghadapi masalah tanpa kerja.

Program ini tidak hanya membantu siswa, tetapi juga memperkuat kolaborasi antarkecamatan untuk menciptakan jaringan kerja yang lebih inklusif. Semua pihak harus berkolaborasi untuk menciptakan lebih banyak peluang kerja di Banjar.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan