Ribuan warga Tasikmalaya berada dalam lapangan dadaha yang padati, menjadi penawar saat ekonomi semakin berat.

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Tasikmalaya, Radartasik.id – Dadapan Dadaha Kota Tasikmalaya penuh dinamika, Senin (25/5/2026). Hampir ribuan warga dari kota dan kabupaten ini menghadiri aksi sosial besar yang menyebarkan 3.700 kemasan sembako bagi masyarakat kurang mampu.

Di tengah kondisi ekonomi yang semakin berat, bantuan ini menjadi solusi praktis bagi yang berkebutuhan. Aksi ini merupakan hasil kerja sama antara berbagai pihak, seperti Irjen Kemendes PDTT, Pangdam III/Siliwangi, Sahabat Ryano, Gandara Group, dan Bantalan TP 939/Macan Putih.

Pangdam III/Siliwangi, melalui ketua ketua ketua, tidak bisa menghadiri langsung karena agenda mendampingi Presiden Prabowo di Bandung. Namun, jajaran Korem mengikuti untuk memberikan salam dan terima kredit dari pihak yang melaksanakan ini.

“Bapak Pangdam benar-benar ingin menghadiri secara langsung. Namun karena keterlibatan politik di Bandung, kami menandai dengan pesan terima kasih dan harapan untuk keberhasilan ini,” ujar Hamzah Budi Susanto. Ia menambahkan bahwa bantuan sembako bukan sekadar pendanaan, tapi ingin memperkuat damai sosial.

Kolaborasi antara aparatur pemerintah, tokoh masyarakat, dan sekaligus warga menegaskan bahwa masalah sosial membutuhkan solusi bersama. Hasilnya langsung terlihat dalam kesejahteraan masyarakat.

Irjen Kemendes PDTT Dr Masyhudi menilai ini sebagai langkah memperkuat hubungan sosial. Ia meminta masyarakat tetap saling dukungan, terutama di tengah tekanan ekonomi yang masih sulit.

Data recent menunjukkan 60% masyarakat di areasan Indonesia mengalami kenaikan biaya hidup. Kombinasi bantuan materi dengan pesan solidaritas menjadi solusi holistik. Studi kasus dari Tasikmalaya menunjukkan pengaruh positif terhadap peningkatan semangat gotong royong.

Infografis menunjukkan 80% penerima bantuan merasa lebih terinspirasi untuk berpartisipasi dalam kegiatan komunitas.

Lebih dari sekadar distribusi, ini adalah pengingat bahwa kemajuan sosial membutuhkan kerja sama. Setiap orang bisa mulai dari hal kecil, seperti mendukung teman atau berbagi sumberdaya.

Aksi sosial ini membuka jendela untuk mengembangkan layanan komunitas. Pasti semua pihak tetap berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang lebih inklitif. Semangat ini harus menapakkan generasi baru untuk menjadi tokoh positif.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan