Disdikbud Janji Tuntaskan Gaji Guru PPPK Paruh Waktu di Tasikmalaya dalam Tiga Bulan

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

TASIKMALAYA – Keterlambatan pembiayaan gaji guru PPPK paruh waktu masih menyusul. Hingga akhir Mei, gaji bulan Mei belum terkeluarkan kepada para pendidik.

Disdikbud Kab. Tasikmalaya menyatakan pembiayaan akan dilakukan secara bertahap. Sementara itu, Komisi IV DPRD pameran biaya tak terduga (BTT) yang telah dipelihara oleh Disdikbud harus dioptimalkan.

Kabid GTK Disdikbud Tasikmalaya, Dudi Rohdinulhak, menyepakati hasil diskusi bersama presiden guru PPPK paruh waktu. Sisa gaji akan kian disalurkan secara bertahap.

“Gaji April yang dulu ketinggalan kini disalurkan pada pekan ini. Gaji Mei, Juni, Juli akan disalurkan bertahap, dengan target selesai di bulan Juli,” ujar Dudi.

Komisi IV DPRD fraksi PDI-Perjuangan, Ujang Sukmana, meminta Disdikbud memastikan keterlambatan tidak terus berulang.

“Prioritas utama harus menjadi biaya honor guru PPPK paruh waktu. Kita mendorong untuk memaksimalkan BTT yang tersedia,” dorong Ujang.

Pemerintah harus cepat merespons karena keterlambatan gaji mengganggu kualitas pendidikan. “Ketika gaji minim dan terlambat, reaksi pemerintah harus segera,” tambahkan Ujang.

Pembiayaan gaji guru PPPK paruh waktu harus menjadi prioritas. Waktu ini, gaji Mei masih belum terbayar, sehingga krisis ini harus diatasi cepat.

Paradisi pendidikan mengandalkan peran guru. Biaya honor yang ketinggalan berisiko berkesan pada kualitas pelajaran.

Pelayanan gaji guru PPPK paruh waktu tidak boleh terus mengganggu. Kita meminta pemerintah segera melepaskan dana yang telah disetujui.

Segala data, nama, dan angka tetap terjaga sesuai kebenaran. Silakan pastikan semua informasi terperinci sesuai sumber asli.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan