Pengelolaan Sampah Ciamis sebagai Referensi Nasional dalam Studi Bupati Lima Puluh Kota oleh Tiru

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Kabupaten Ciamis telah dikenal sebagai contoh di bidang pengelolaan sampah. Pelaksanaan kepraktikan yang efektif, mulai dari predikat sebagai kota kecil terbersih di ASEAN hingga penerimaan penghargaan nasional, telah memicu minat dari daerah lain untuk melakukan penelitian mendalam.

Pertama kali, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menerima kunjungan kerja dari Bupati Lima Puluh Kota Safni Sikumbang bersama tim dari Provinsi Sumatra Barat. Kunjungan ini bertujuan bukan hanya untuk pertukaran sosial, tetapi juga untuk memahami langsung strategi Ciamis dalam penanganan lingkungan, terutama pengelolaan sampah.

Safni Sikumbang menjelaskan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi kemasukan strategi keberlanjutan di daerahnya. “Kebersihan suatu daerah mencerminkan karakter masyarakatnya,” ia berpendapat, dengan harapan hasil kunjungan dapat diadopsi oleh Limapuluh Kota.

Selain itu, tim juga melakukan observasi langsung di lokasi, seperti pengecekan bank sampah serta Tempat Pengolahan Sampah 3R. “Harap strategi ini bisa diterapkan di Limapuluh Kota setelah penelitian mendalam,” kata safni, dengan penekanan pada manfaat lingkungan dan masyarakat.

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengejar pencapaian daerah dengan menyoroti pencapaian seperti penghargaan Adipura Kencana yang menjadi unik di Jawa Barat. Ia juga menekankan bahwa kebersihan Ciamis didorong oleh kesadaran masyarakat yang tinggi, dengan kebiasaan memisahkan sampah di rumah.

Data tercatat, 305 bank sampah sudah beroperasi di seluruh wilayah Ciamis. Pemerintah daerah lebih fokus pada upaya motivasi karena ketidakbaikan masyarakat sudah cukup terbentuk.

Prasasi kebersihan Ciamis menjadi dukungan untuk daerah lain. Keberhasilan ini tidak hanya dari kebijakan, tetapi juga dari partisipasi warga yang aktif dalam menjaga lingkungan.

Kebersihan yang terjangkau dan berkelanjutan menjadi nilai yang bisa diramu oleh segala pihak. Ini mengajak kita untuk memanfaatkan kebijakan lokal dengan konsisten, serta mendorong komunitas untuk menjadi partner penting dalam pengelolaan lingkungan.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan