Jenazah Lansia Ditemukan Duduk di Rumah Warga Cibeureum Tasikmalaya yang Menggugat

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Tasikmalaya, Thecuy.com – Warga di Kelurahan Setiajaya, Kecamatan Cibeureum, melaporkan kegiatan yang tidak terduga ketika menemukan jenuh seorang pensiunan di rumahnya, Rabu (6/5/2026). Korban bernama Rachmat Komara, 70 tahun, yang tinggal tunggal, ditemukan di dalam kursi tamu, menghadap jendela rumahnya.

AKP Iwan Sujarwo dari Kapolsek Cibeureum memastikan peristiwa ini. “Kami menerima laporan tentang mayat di dalam rumah. Anggota langsung mengikuti dan melakukan olah TKP,” tegasnya.

Awal peristiwa terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Warga mulai merasakan ketidaknyamanan setelah rumah korban menjadi gelap selama beberapa hari. Dua saksi, Idar Sudarman dan Een Suhenda, mencoba membuka pintu tetapi tidak mendapatkan respons. Mereka lalu mengintip melalui jendela dan melihat korban dalam kondisi tak bernyawa.

Ketua RT dan kelurahan langsung dilibatkan sebelum poin ke polisi. Polisi menemukan korban di posisi duduk, dengan piring, sendok, dan sisa makanan di sekitar. Rumah tetap terkunci dari dalam, tanpa tanda kehilangan barang.

Keluarga korban menolak autopsi dan memberikan pernyataan membenarkan kejadian sebagai musibah. Di lokasi, ditemukan obat-obatan penurun tekanan darah. Korban memiliki riwayat penyakit diabetes dan jantung. Jenazah dibawa ke RSUD untuk pemeriksaan lebih lanjut sebelum dikirimkan ke keluarga.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa tanda-sederhana seperti lampu yang tidak menyala bisa menjadi alarm terakhir bagi orang tua yang tinggal sendiri.

Dampak ini menegaskan kebutuhan untuk meningkatkan kesadaran warga tentang perlindungan korban. Meskipun teknologi modern mengecualikan manyanya, respon manusia tetaplah kunci. Setiap detail kecil, seperti lampu mati atau suara tak terdengar, harus diwaspadai. Kehidupan orang tua yang tinggal sendiri memerlukan perhatian khusus, bukan hanya dari keluarga tapi juga dari lingkungan sekitar.

Jika ada korban yang tinggal tunggal, jangan sampai tanda-tanda keberaguan itu diabaikan. Kehidupan mereka bisa jadi penanda bahwa kita harus lebih aktiv di menghidupkan keaslian mereka.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan