PembentukanLembaga Pelayanan Komunitas Alumni Pendidikan Tinggi di Tasikmalaya
Pemeriksaan pidana pelantikan Dewan Pengurus Kota (DPK) Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Kota Tasikmalaya dijalankan dengan lebih dalam bermakna, bukan hanya sebagai ritual simbolis. Penegasan dengan tetesan tangan dan ucapan terima kasih mengandung pesan utama: ASN (Anggota Sipil Negara) tidak cukup dengan mengikuti simbolisme, tetapi perlu fokus pada kualitas pelayanan yang bermakna.
Penandaan resmi oleh Iwan Kurniawan sebagai Ketua DPK IKAPTK Kota Tasikmalaya untuk periode 2025–2030 terjadi di Hotel Horison pada Jumat (17/4/2026). Pelaksanaan ini juga disertai dengan perhatian terhadap halal bihalal, yang diatur melalui dana organisasi sendiri, bukan dana pemerintah.
Dedi Supandi, ketua ikat tappedan Jawa Barat, menekankan bahwa IKAPTK bukan organisasi yang baru lahir. Sejarahnya panjang, mulai dari sistem kepamongprajaan di masa kolonial hingga evolusi menjadi lembaga pendidikan seperti APDN, IIP, hingga STPDN. Semua anggota ikat tappedan ini adalah ASN yang tersebar di berbagai wilayah.
Ia mengingatkan bahwa peran mereka tidak hanya bersifat pendamping, tetapi harus aktif dalam mendukung pembangunan daerah, termasuk target RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah). “Manfaatkan SDM (Sumber Daya Manusia) ini yang sudah dididik untuk pemerintahan. Jangan hanya menjadi pegangan birokrasi,” ujarnya.
Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, menyoroti bahwa pelantikan ini bukan sekadar ganti struktur, tetapi memperkuat kerangka pengabdian. “Hari ini kita memperkuat korps yang dididik untuk memimpin dan melayani, bukan hanya bekerja. Nilai-nilai pelayanan, akuntabilitas, dan kolaborasi harus diwujudkan oleh ASN,” katanya.
Prinsip “Santun” (Selalu Ada, Nyaman, Tulus, dan Unggul) juga dicampur sebagai dasar nilai yang dimiliki. Namun, ia juga mengingatkan untuk menghindari konflik antaralumni yang basa pada identitas almamater. “Ego lokal-global akan melambat proses birokrasi,” menegaskannya.
Ia mengakhiri dengan panggilan motivasi: “Setiap alumni bukan sekadar mantan mahasiswa, tetapi anggota komunitas yang harus berperan untuk membangun masyarakat. Jangan hanya menunggu peluang, tapi aktif berkontribusi dengan cara yang bermakna.”
Baca juga Berita lainnya di News Page

Saya adalah jurnalis di thecuy.com yang fokus menghadirkan berita terkini, analisis mendalam, dan informasi terpercaya seputar perkembangan dunia finansial, bisnis, teknologi, dan isu-isu terkini yang relevan bagi pembaca Indonesia.
Sebagai jurnalis, saya berkomitmen untuk:
Menyajikan berita yang akurasi dan faktanya terverifikasi.
Menulis dengan bahasa yang mudah dipahami, namun tetap menjaga integritas jurnalistik.
Menghadirkan laporan mendalam yang memberi perspektif baru bagi pembaca.
Di thecuy.com, saya tidak hanya melaporkan berita, tetapi juga berupaya menganalisis tren agar pembaca dapat memahami konteks di balik setiap peristiwa.
📌 Bidang Liputan Utama:
Berita Terbaru & ekonomi, keuangan.
Perkembangan teknologi dan inovasi digital.
Tren bisnis dan investasi.
Misi saya adalah membantu pembaca mendapatkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipercaya, sehingga mereka bisa membuat keputusan yang lebih cerdas dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia usaha.
📞 Kontak
Untuk kerja sama media atau wawancara, silakan hubungi melalui halaman Kontak thecuy.com atau email langsung ke admin@thecuy.com.