Berpura-pura Isi BBM dan Pemuda Curi Uang dari SPBU di Rancamaya, Singaparna, dan Tasikmalaya

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

TASIKMALAYA – Satreskrim Polres Tasikmalaya berhasil mengungkap kasus penipuan yang memperkirakan terjadi di SPBU Rancamaya, Singaparna. Salah satu pelaku berinisial FF (23) ditangkap polisi setelah terlihat berperilaku mencuri uang operasional satuan. Pemanggilan polisi terjadi saat FF menggunakan sepeda motor Honda Beat untuk menggasal uang yang dimaksimalkan melayani via CCTV.

Polisi Agus Yusup Suryana dari Satreskrim mengonfirmasi penangkapan tersebut. Aksi penipuan terjadi di Kecamatan Cigalontang setelah terlalu cepat ke lokasi SPBU 33.46401. Tersangka berusaha mengisi BBM di lokasi tersebut tapi beralih menuju laci penyimpanan uang saat petugas tidak fokus. FF langsung membuka laci dan meminang uang sebesar Rp 8.948.000 yang langsung dimasukkan ke jaketnya.

Dengan cepat, FF menyalakan rekannya dan memaksa untuk meninggalkan lokasi. SPBU yang menyadari kerugian langsung melaporkan melalui pelapor Edis Rahmat Hidayat. Tim Satreskrim melakukan penyelidikan dan analisis CCTV untuk memahamiSeinari.

Berdasarkan hasil analisis kamera dan informasi masyarakat, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku. FF dibuang ke Cigalontang beserta alat berwenang seperti sepeda Honda Beat dengan nomor Z 6670 RB. Juga diketahui, jas dan celana panjang hitam dengan desain garis putih yang dikenakan tersangka saat perbuatannya terekam di CCTV.

Tindakan polisi ini menunjukkan kejelasan dalam mematuhi regulasi keamanan. Meskipun terlalu cepat, FF tidak diwaspadai oleh petugas yang terlalu terpingat pada aktivitas lain. Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar tetap berani melaporkan aktivitas mencurigakan.

Kebijakan keamanan harus lebih ketat. Kita wajib tetap waspada setiap kali terjadi anomali di lingkungan. Colaborasi dengan pihak berwajib bisa mengurangi risiko pencurian. Semuanya dimulai dari kepercayaan masyarakat terhadap aparat kepolisian. Jangan ragu melaporkan jika melihat tindakan tidak normal.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan