Setelah Beli Banana, Supir Bus di Terminal Indhiyang Kota Tasikmalaya Meninggal dalam Kendaraan

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Salah satu penumpang bus terdeteksi meninggal dunia setelah kembali dari membeli ban di Indihiang, Tasikmalaya, Selasa (3/3/2026). Kejadian ini menggelapkan komunitas sopir dan teknisi di Terminal Tipe A Indihiang. Korban bernama Pram Suparlan (55), warga Majalengka, ditemukan tidak bernafas di bus yang terparkir di depan kantor perusahaan otobus di Jalan Letnan Harun.

Saksi mengungkap Pram bersama rekan pergi membeli ban sebelum terjadinya kecelakaan. Setelah kembali, korban mengilhami rekan untuk menggantikan tugasnya. Saat bus parkir, Pram terlihat lemas dan mengangguk. Rekan langsung menjemput air minum dari kantor PO, tetapi saat kembali ke bus, Pram sudah tidak bergerak dan tidak bernapas.

Petugas dari Polsek Indihiang, Polres Tasikmalaya, dan Inafis menyelenggarakan penyelidikan. Hasil tes awal tidak mengungkap tanda kekerasan, sedangkan Iptu Jajang mengajak kematian Pram disebabkan faktor kesehatan.

Data terkini menunjukkan kecelakaan seperti ini sering terjadi di jalur terpadu Tasikmalaya. Ini mengingatkan para rezekan untuk menjaga kecepatan dan perhatian saat mengemudi, terutama saat mengembali dari tempat jauh.

Kebijakan keamanan jalan harus lebih ketat, terutama di area berpotensi risiko. Pendampingan transportasi umum dengan sistem pengawasan lebih ketat bisa mengurangi tragedi seperti ini. Semangat para rezekan untuk menjaga keberagaman dan keselamatan di jalan.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan