Pengadaan Barang dan Jasa di Pangandaran Masih Nol di Awal Tahun Januari

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Pangandaran, Radartasik.ID – Aktivitas beli-belanjanya di Kabupaten Pangandaran pada tahun 2026 masih dalam kondisi tanpa aktivitas. Sejak awal Januari, tidak ada proyek kerja yang ditawarinya.

Penanggung jawab Bagian PBJ Setda, Dede Heryanto, mengungkapkan hal ini. Ia menjelaskan bahwa mungkin pekerjaan baru yang akan muncul terkait pembangunan RSUD Pandega, penyesuaian gedung rawat inap, atau penyesuaian laboratorium.

Anggaran yang ditetapkan sebesar Rp10 miliar. Proses tender butuh waktu cukup lama, yaitu 1 hingga 1,5 bulan. Penundaan ini dikaitkan dengan strategi pengadaan. Selain itu, juga ada pengadaan berjenis prioritas seperti pembangunan Puskesmas Cimerak, pengadaan alat berat oleh Dinas LHK, serta instalasi lampu di jalan PJU Dinas Perhubungan. Totalnya terdiri dari tujuh paket.

“Kebanyakan pengadaan barang biasanya cepat, tetapi untuk konsultan biasanya perlu melalui proses perizinan yang membutuhkan waktu lebih lama,” kata Dede.

Dede menjelaskan bahwa total nilai pengadaan tahun ini belum dapat diketahui pasti. Namun, janji tetap jelas bahwa ada pengadaan yang akan dilakukan melalui tender atau penunjukan langsung.

Jumlah penunjukan langsung biasanya dua kali lipat dari tender. Nilainya kecil, tetapi jumlahnya cukup. Sistem pengadaan tetap terbuka melalui SIRUP, LPSE, atau helpline di setiap kabupaten atau kota. Semua proses bisa diakses secara publik. Di Dinas PUPR biasanya jumlah pengadaan tinggi, tetapi pada tahun ini tidak jelas.

(Deni Nurdiansah)

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan