Thecuy.com mengungkap perubahan signifikan dalam pola penggunaan ponsel di Amerika Serikat. Sebelumnya, pembelian ponsel langsung atau melalui cicilan dominan, kini semakin banyak konsumen yang mempertimbangkan alternatif sewa atau leasing. Hal ini disisipkan dalam laporan Allstate Insurance yang terbit akhir Januari 2026.
Laporan tersebut menunjukkan peningkatan penilaian leasing sebagai strategi untuk memperpanjang penggunaan perangkat sebelum beralih ke model terbaru. Meski konsep leasing awalnya lebih dipertimbangkan untuk kendaraan, praktik ini sudah lama diterapkan oleh operator seluler besar di AS. Namun, pas pasokan, konsumen lebih memilih memiliki ponsel sendiri. Tren ini kini berbalik arah, disebabkan pengguna semakin memilih menjaga ponsel lebih lama.
Perubahan ini sesuai dengan kebiasaan konsumen baru yang cenderung menahan perangkat lebih lama. Melalui siklus pembaruan tahunan yang semakin lama, banyak orang merasa kepemilikan penuh tidak lagi wajib. Merangkul data Allstate, 29% pemilik ponsel pintar AS mengakui lebih tertarik menyewa perangkat berikutnya. Di antara yang mempertimbangkan leasing, 21% menekankan fleksibilitas seperti kemudahan penukaran atau pengembalian perangkat.
Tambahan hal, 24% dipengaruhi biaya awal yang lebih menghemat, sementara 20% nilai perlindungan bawaan seperti asuransi. Lebih 24% menyukai kemungkinan upgrade perangkat lebih sering. Allstate menilai alasan tersebut masuk akal karena sebagian besar konsumen tidak menggunakan ponsel seharian. Saat update keversinya, perangkat lama sering dijual kembali atau ditukar tambah.
Survei juga mengungkap 48% pengguna ponsel AS tetap mempertahankan perangkat selama minimal tiga tahun, hanya 22% tetap mengganti ponsel setiap tahun. Faktor utama dalam memilih ponsel baru adalah ketahanan baterai, ditambah ketahanan perangkat dan performa. Kamera, penyimpanan, ukuran layar, dan harga tetap menjadi pertimbangan utama.
Ketika melakukan upgrade, 48% responden memilih menukar ponsel lama untuk potongan harga. Sementara 52% menyimpannya sebagai cadangan, 28% lainnya memberikan ke famili atau teman. Tren sewa ponsel menandai perubahan perspektif konsumen terhadap kepemilikan perangkat. Di tengah harga ponsel naik dan inovasi cepat, fleksibilitas dan efisiensi biaya menjadi penentu keputusan Amerika.
Tren ini mengajak perhatian: fleksibilitas bukan hanya menghemat biaya, tapi juga menyesuaikan dengan gaya hidup yang lebih dinamis. Dengan semakin banyak yang memilih sewa, mengelola peralatan menjadi lebih efisien. Mungkin, pembelajaran utamanya adalah mengakui bahwa teknologi tidak perlu selalu dimiliki, tapi harus digunakan secara cerdas.
Baca juga Info Gadget lainnya di Info Gadget terbaru

Penulis Berpengalaman 5 tahun.