Kapolda Jateng Ajak Anggota Naik Pangkat dengan Tanam 13 Ribu Pohon demi Lestarikan Lingkungan

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Upacara kenaikan pangkat berlangsung di halaman Mapolda Jateng, Kota Semarang, pada Rabu (31/12/2025) dengan dipimpin oleh Kapolda Jawa Tengah Irjen Ribut Hari Wibowo. Sebanyak 321 personel dari berbagai jenjang, mulai dari tamtama hingga perwira menengah, mengikuti prosesi ini. Selain di Mapolda, upacara serupa digelar serentak di seluruh satuan wilayah jajaran Polda Jateng, melibatkan total 3.394 personel yang naik pangkat.

Dalam momen tersebut, Irjen Ribut Hari Wibowo mewajibkan setiap personel yang naik pangkat untuk menanam empat pohon sebagai bentuk kontribusi terhadap pelestarian lingkungan. Dari kebijakan ini, tercatat sebanyak 13.576 pohon ditanam oleh personel Polda Jateng dan Polres jajaran di seluruh wilayah Jawa Tengah.

Langkah ini merupakan bagian dari inisiatif Polda Jateng untuk membangun budaya menanam pohon di kalangan personel kepolisian. “Inisiatif ini merupakan langkah kecil yang diharapkan bisa menumbuhkan budaya menanam pohon di kalangan personel Polda Jateng,” ujar Irjen Ribut Hari Wibowo dalam keterangannya, Kamis (1/1/2026).

Aksi penanaman pohon ini bukan hanya simbolis, tetapi juga bagian dari komitmen Polda Jateng terhadap keberlanjutan lingkungan. Upaya ini diharapkan dapat mendukung reforestasi, mengurangi emisi karbon, serta mencegah bencana alam. Irjen Ribut menegaskan bahwa penanaman pohon ini bukan sekadar seremonial semata, melainkan kegiatan nyata yang harus dipantau pertumbuhannya secara berkala.

Data Riset Terbaru: Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) 2025, Jawa Tengah termasuk dalam provinsi dengan deforestasi signifikan akibat alih fungsi lahan dan eksploitasi hutan. Upaya penanaman pohon oleh Polda Jateng ini sejalan dengan program nasional “Satu Juta Pohon” yang bertujuan menambah luas tutupan hutan di Indonesia sebesar 4,2 juta hektar pada 2029.

Analisis Unik dan Simplifikasi: Inisiatif Polda Jateng menunjukkan bahwa institusi keamanan dapat menjadi agen perubahan dalam isu lingkungan. Dengan melibatkan personel aktif, program ini tidak hanya memberikan dampak ekologis langsung, tetapi juga membangun kesadaran lingkungan di lingkungan internal kepolisian, yang kemudian bisa menyebar ke masyarakat luas.

Studi Kasus: Di wilayah Semarang, program penanaman pohon oleh kepolisian telah terbukti membantu mengurangi erosi tanah di kawasan lereng gunung. Data Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang mencatat penurunan 15% kejadian longsor di area yang ditanami pohon oleh personel kepolisian selama 2024-2025.

Infografis (Konsep):

  • Total personel yang naik pangkat: 3.394 orang
  • Jumlah pohon yang ditanam: 13.576 pohon
  • Rata-rata setiap personel menanam: 4 pohon
  • Wilayah cakupan: Seluruh Jawa Tengah
  • Manfaat: Penyerapan karbon, pencegah erosi, penyejuk udara

Setiap langkah kecil membawa dampak besar. Dengan menanam pohon, para personel kepolisian tidak hanya merayakan kenaikan pangkat, tetapi juga menanam harapan untuk masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. Mari jadikan pelestarian lingkungan sebagai bagian dari gaya hidup, karena bumi yang sehat adalah investasi terbaik untuk generasi mendatang.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan