Radang tenggorokan pada anak perlu diawasi karena dapat memicu masalah jantung

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Radang tenggorokan dan demam seringkali terlihat biasa pada anak-anak, namun kondisi ini memiliki risiko serius bila tidak ditangani dengan tepat. Infeksi Streptococcus beta-hemolyticus grup A (SGA) merupakan penyebab utama yang dapat mengakibatkan komplikasi jantung.

Dr. Rizky Adriansyah, ketua Unit Kerja Koordinasi Kardiologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), menegaskan bahwa infeksi SGA yang tidak segera diobati dapat memicu demam reumatik. Kondisi ini muncul 1-5 minggu setelah infeksi awal dan dapat menyerang sendi, kulit, atau bahkan jantung. Jika jantung terjangkit, gejalanya bisa berupa kerusakan katup jantung yang dikenal sebagai penyakit jantung reumatik. Dalam kasus yang lebih berat, hal ini mungkin memerlukan operasi darurat untuk mengatasi gagal jantung atau stroke.

Infeksi yang berulang atau parah sejak awal dapat menyebabkan kerusakan yang lebih signifikan. Oleh karena itu, penanganan medis yang tepat sangat penting untuk mencegah perberatan kondisi.

Gejala radang tenggorokan akibat SGA meliputi demam tinggi selama lebih dari 48 jam, nyeri saat menelan tanpa batuk, bengkak kelenjar leher, amandel merah dan kadang berbengkak, serta ruam merah pada kulit. Demam reumatik, yang muncul setelah infeksi SGA, dapat ditandai dengan nyeri dan bengkak pada sendi yang berpindah-pindah, kesulitan tidur, dan ruam merah melingkar pada kulit.

Jika anak mengalami demam tinggi yang tidak menurun setelah 48 jam meski sudah diberi obat, segera konsultasikan dengan dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut. Langkah pencegahan termasuk menjaga kebersihan, menghindari berbagi alat makan, dan sikat gigi secara rutin.

Infeksi SGA tersebar melalui kontak dengan peralatan yang berkontaminasi, seperti sendok, gelas, atau sikat gigi. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kebersihan alat makan dan menghindari pemakaian bersama. Jika anak sakit tenggorokan, gunakan masker untuk mencegah penularan dan pastikan anak istirahat dengan baik.

Pencegahan lainnya meliputi mengajarkan anak untuk mencuci tangan secara teratur, mengurangi kepadatan di kamar tidur, dan menjaga ventilasi rumah yang baik.

Penyakit jantung reumatik bisa ditangani dengan baik jika dideteksi dini. Jaga kesehatan anak dengan merutin periksa kondisi kesehatannya dan segera konsultasikan dengan dokter bila ada gejala yang mencurigakan. Kesadaran dan tindakan cepat dapat melindungi anak dari komplikasi berbahaya.

Selalu perhatikan tanda-tanda awal dan berikan penanganan yang tepat. Kesehatan jantung anak adalah prioritas, jangan biarkan kondisi ringan berubah menjadi masalah serius.

Baca Berita dan Info Kesehatan lainnya di Seputar Kesehatan Page

Tinggalkan Balasan