Bupati Ciamis Lantik Enam Pejabat Eselon II, Serukan Hindari Pameran Kemewahan yang Menimbulkan Kekacauan

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Pada hari Senin, tepatnya tanggal 8 September 2025, Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, meresmikan pelantikan 208 pejabat baru di halaman Pendopo Bupati Ciamis. Acara tersebut meliputi penempatan jabatan yang beragam, termasuk JPT Pratama, administrator, dan pengawas. Keenam posisi JPT Pratama yang telah diisi meliputi Fikriansyah sebagai Staf Ahli Bidang Hukum Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, dr Rizali Sofiyan untuk Kepala Dinas Kesehatan, Wahyu Radityananto sebagai Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan, Enda Hidayat untuk Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Ihsan Rasyad sebagai Kepala Dinas Sosial, serta R Ega Anggara Al Kaustar untuk Kepala Satpol PP.

Bupati Herdiat Sunarya menegaskan bahwa seluruh proses pencalonan dan pemilihan jabatan telah dilakukan dengan ketat mengikuti aturan yang berlaku. Proses tersebut dimulai dari seleksi terbuka, pengusulan, hingga mendapatkan rekomendasi dari berbagai instansi seperti Gubernur Jawa Barat, Kementerian Dalam Negeri, dan Badan Kepegawaian Negara. “Pengisian ini bertujuan mengisi kekosongan akibat pensiun atau kematian, dan semua langkah dilakukan dengan transparansi,” katanya.

Bupati juga mengingatkan para pejabat baru untuk bekerja dengan disiplin, profesionalitas, dan inovasi. Mereka harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Selain itu, dia meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjaga kondusivitas daerah dan selalu memprioritaskan kepentingan masyarakat. Herdiat meminta ASN untuk bijak menggunakan media sosial dan menghindari gaya hidup yang dapat mempengaruhi citra negatif. “Jangan jadi provokator yang memamerkan kemewahan, karena masyarakat sedang kesulitan. ASN harus menjadi teladan,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Herdiat menyampaikan peringatan serius terkait dengan praktik judi online. Dia menegaskan bahwa ASN yang terbukti terlibat akan dipecat dengan tidak hormat. “Jika terbukti main judi online, saya pecat langsung tanpa ragu-ragu. ASN harus menunjukkan komitmen dalam menjaga moralitas dan profesionalisme,” ucapnya dengan tegas.

Data riset terbaru menunjukkan bahwa pelantikan pejabat baru seringkali menghadapi tantangan dalam adaptasi terhadap peraturan baru dan perubahan sistem. Studi kasus di beberapa daerah menunjukkan bahwa pejabat yang baru dilantik sering menghadapi tantangan dalam mengimplementasikan kebijakan dengan efektif. Infografis yang relevan menunjukkan bahwa pelatihan dan mentoring dapat meningkatkan produktivitas pejabat baru hingga 30% dalam waktu tiga bulan.

Pejabat baru memang membawa harapan baru dalam transformasi pemerintah daerah. Mereka diharapkan dapat membawa inovasi dan solusi baru dalam menanganani berbagai permasalahan. Dengan demikian, pelantikan ini bukan hanya tentang penempatan jabatan, tetapi juga tentang komitmen untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Para pejabat baru harus terbuka terhadap pengembangan diri dan siap untuk memimpin dengan visi yang jelas. Bagi mereka yang baru ditunjuk, peluang ini adalah kesempatan emas untuk berlatih kemampuan kepemimpinan dan memberikan dampak positif pada masyarakat.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan