Pembangunan fase 2A MRT Jakarta yang menghubungkan Stasiun Bundaran HI hingga Kota Tua menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga akhir Juli 2025, proyek ini telah mencapai 51,29% penyelesaian secara keseluruhan.
Segmen CP 201, yang mencakup jalur dan stasiun dari Thamrin ke Monas, mencatat kemajuan tercepat dengan realisasi 88,86%. Sementara itu, CP 202 (Harmoni-Sawah Besar-Mangga Besar) telah mencapai 55,64%, dan CP 203 (Glodok-Kota) menyentuh 75,95% pengerjaan.
Untuk infrastruktur pendukung, CP 205 yang meliputi persiapan sistem perkeretaapian dan rel tercatat 20,88% selesai. Proyek ini mencakup pembangunan gardu induk, sistem kelistrikan, serta perangkat persinyalan dan telekomunikasi. Di sisi lain, CP 206 (pengadaan kereta) masih dalam tahap market sounding, sedangkan CP 207 (sistem pembayaran) memasuki proses klarifikasi dokumen tender.
Berdasarkan rencana, seluruh proyek fase 2A ditargetkan rampung pada 2029. Saat ini, MRT Jakarta telah beroperasi sepanjang 16 km dari Lebak Bulus ke Bundaran HI dengan 13 stasiun aktif. Data tersebut dikonfirmasi melalui unggahan resmi @mrtjkt pada 8 Agustus 2025.
Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Owner Thecuy.com