Proyek Irigasi di 4 Wilayah Dipercepat, Ribuan Hektar Lahan Akan Teraliri

dimas

By dimas

PT Brantas Abipraya (Persero) tengah mengerjakan proyek rehabilitasi dan pembangunan jaringan irigasi di empat provinsi strategis, yakni Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Lampung, serta Bangka Belitung. Inisiatif ini sejalan dengan upaya pemerintah mewujudkan swasembada pangan sebagaimana dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Sekretaris Perusahaan Dian Sovana, program tersebut merupakan pelaksanaan dari Inpres Nomor 2 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan dan perbaikan infrastruktur irigasi di 14 provinsi prioritas. Perusahaan ditugaskan menangani empat wilayah dengan fokus pada penyediaan distribusi air yang merata, peningkatan produktivitas pertanian, serta penguatan ekonomi masyarakat setempat.

“Kami berkomitmen mendukung kedaulatan pangan nasional melalui implementasi Asta Cita Pembangunan, khususnya di bidang pertanian dan pengelolaan sumber daya air,” jelas Dian dalam rilis resmi, Jumat (8/8/2025).

Detail proyek di Kalimantan Timur mencakup pembenahan irigasi seluas 5.243 hektare yang tersebar di lima wilayah administratif, termasuk Samarinda dan Kutai Kartanegara. Pekerjaan meliputi normalisasi saluran sepanjang 33,12 km serta rehabilitasi 140 pintu air.

Di Sulawesi Selatan, proyek menjangkau 11.801 hektare lahan pertanian di delapan kabupaten seperti Bone dan Maros. Kegiatan utamanya meliputi perbaikan infrastruktur, pemasangan pintu air baru, serta pemulihan jaringan irigasi yang rusak.

Sementara di Lampung, pembangunan irigasi mencakup 10.795 hektare di empat kabupaten, termasuk Lampung Tengah dan Tulang Bawang. Fokus pekerjaan meliputi perancangan sistem, normalisasi saluran, serta peningkatan keselamatan konstruksi.

Untuk Bangka Belitung, rehabilitasi dilakukan pada 16 daerah irigasi seluas 3.083 hektare di tiga kabupaten. Proyek ini mencakup pemulihan jaringan sejauh 13,6 km, perbaikan 33 bangunan air, dan pemasangan 124 pintu air.

Dian menegaskan, selain meningkatkan produksi pertanian, proyek ini menciptakan lapangan kerja sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional. “Kami berupaya memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan dan inklusif di seluruh Indonesia,” pungkasnya.

Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Tinggalkan Balasan