Inilah Dampak Negatif Makan Mie Instan Terlalu Sering

Artikel tentang akan membahas dampak negatif makan mie instan. 

Mie Instan. Sebuah makanan olahan yang sangat populer di dunia termasuk di Indonesia. Makanan olahan ini tak terlepas dari sejarah mie yang mulai berkembang di China. Mie instan sendiri adalah mie yang sudah diolah menjadi kering dengan cara digoreng dan akan kembali menjadi lunak setelah direbus selama beberapa menit.

Karena kemudahan dan kepraktisannya, mie instan menjadi salah satu makanan favorit orang-orang di seluruh dunia. Namun, tentu saja jika dikonsumsi secara berlebihan akan membawa dampak negatif. Berikut ini adalah pembahasan singkatnya tentang dampak negatif makan mie instan

Sekilas Tentang Mie Instan

Dampak negatif makan mie instan

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, mie instan adalah mie yang sudah diolah dan dikeringkan dan dimasak dengan cara direbus kemudian dicampurkan dengan sejumlah bumbu yang sudah ada di dalam paketnya.

Mi instan adalah mi yang sudah dimasak terlebih dahulu dan dicampur dengan minyak, dan bisa dipersiapkan untuk konsumsi hanya dengan menambahkan air panas dan bumbu – bumbu yang sudah ada dalam paketnya. Diketahui, mie instan diciptakan di Jepang oleh Ando Momofuku yang dikenal sebagai pendiri Nissin dan kemudian memproduksi mie instan pertama di dunia. Nissin juga melakukan inovasi pada 1971, yaitu membuat mie instan dalam kemasan gelas atau cup yang membuatnya lebih praktis. 

Sebuah survei di Jepang menyebutkan bahwa pada tahun 200 mie instan merupakan ciptaan terbaik di abad ke-20 yang diikuti karaoke di urutan kedua dan CD di peringkat ketiga.

Di Indonesia sendiri, mie instan pertama kali diproduksi sekitar tahun 70an dan merk mie instan pertama di Indonesia adalah Supermie. Baru kemudian disusul oleh Indomie sebagai mie instan kedua di Indonesia yang kini menjadi nomor satu di Indonesia dan terkenal di seluruh dunia.

Karena kepopulerannya, banyak produsen mie instan yang membuat berbagai varian rasa dalam mie instan. Hal ini menjadikan mie instan makin sering dikonsumsi. Di Indonesia sendiri, mie instan identik dengan makanan anak rantau di tanggal tua ataupun sebagai bahan bantuan di tempat evakuasi bencana.

Mie instan boleh-boleh saja dikonsumsi asalkan jangan berlebihan. Karena akan membawa dampak negatif bagi kesehatan.

Baca juga : kumpulan-script-termux-lengkap-terbaru-2021-dan-cara-menggunakan

Baca juga : Cara Mengatasi Sellers.Json di Google Adsense

Deretan Dampak Negatif Makan Mie Instan

#1. Dampak Negatif Makan Mie Instan: Mengandung MSG

Dampak negatif makan mie instan yang pertama adalah mie instan mengandung MSG  Anda tahu MSG atau micin yang identik sebagai bahan makanan yang sering dijadikan biang kerok karena katanya bisa membuat bodoh? Ya, MSG atau monosodium glumat memang tidak baik untuk kesehatan jika dikonsumsi secara berlebihan. MSG ini bisa menjadikan makanan menjadi lebih enak tapi hindari makanan dengan kandungan MSG yang terlalu tinggi. Menurut sebuah laporan, kandungan MSG tinggi dapat memicu kenaikan berar badan, sakit kepala, mual, dan meningkatkan tekanan darah tinggi atau hipertensi. 

#2. Masalah Pencernaan

Dampak negatif makan mie instan yang kedua adalah dapat menyebabkan masalah pencernaan. Ini dikarenakan mie instan memiliki kandungan nutrisi dan serat yang cukup rendah sehingga berisiko mengalami sembelit atau buang air besar yang tidak lancar. Konsumsilah makanan berserat dan bernutrisi tinggi jika kamu juga mengonsumsi mie instan.

#3. Natrium Yang Tinggi

Dampak negatif makan mie instan selanjutnya adalah karena memiliki natrium yang tinggi. Seperti yang diketahui, selain MSG, mie instan juga mengandung kandungan natrium yang tinggi. Terlalu banyak mengonsumsi natrium dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, stroke, kerusakan ginjal, dan penyakit jantung. Dari itu, kurangilah makan mie instan. 

#4. Berisiko Kanker dan Asma

Mie instan dapat menyebabkan risiko kanker dikarenakan makanab ini membutuhkan proses cerna yang cukup lama. Mie instan terdapat bahan kimia berupa BHA dan TBA yang bersifat karsinogenik. Kandungan tersebut dapat menyebabkan kanker dan bahkan dapat menyebabkan asma hingga diare.

#5. Diabetes

Mie instan adalah makanan yang sangat tidak boleh dimakan oleh pasien diabetes karena dapat menganggu kadar gula darah dan juga pelepasan insulin. Mie instan akan mengakibatkan pencernaan bekerja lebih lambat. Mie instan mengandung bahan kimia beracun dan bahan pengawet yang tidak baik untuk kesehatan. 

#6. Risiko Batu Ginjal

Dampak negatif makan mie instan berikutnya adalah dapat meningkatkan risiko terkena batu ginjal. Hal itu dikarenakan adanya kandungan garam yang terdapat dalam mie instan yang terbilang cukup tinggi.sehingga bisa meningkatkan risiko pembentukan batu ginjal. Lalu bagaimana solusinya? Anda harus banyak minum air putih setelah makan mie instan.

Tips Sehat Makan Mie Instan

Meski mie instan memiliki dampak negatif. Namun bukan berarti anda tidak boleh memakan mie instan sama sekali. Berikut ini adalah beberapa tips makan mie instan yang sehat. 

-Mengongsumsi mie instan hanya satu porsi. Jangan konsumsi mie instan dengan porsi dobel dan isi dua. Karena itu bisa menjadi dua kali lipat dalam sekali makan.

-Setelah mie matang, pisahkan mie instan terlebih dahulu. Lalu air rebusan yang keruh haeus dibuang karena mengandung sisa-sisa bahan kimia yang keluar saat mie direbus. Panaskanlah air yang baru maka kuahnya akan jernih. 

-Jika perlu, buatlah bumbu racikan sendiri dengan menggunakan bahan alami di dapur tanpa harus menambahkan micin atau MSG. Dengan ini, anda bisa berkreasi sendiri. 

-Usahakan jangan campurkan mie instan dengan telur. Anda bisa menggantinya dengan aneka sayuran segar seperti wortel, kol, sawi, dan masih banyak lagi. 

-Jangan menggunakan saus sebagai bahan pelengkap karena saus mengandung pengawet. Tapi anda bisa menggantinya dengan cabai yang lebih alami dan tanpa bahan pengawet. 

-Jika perlu, anda dapat memilih mie instan yang terbuat dari bahan yang lebih sehat seperti mie hijau yang terbuat dari sayuran. 

-Mengonsumsi mie instan jangan terlalu sering dan usahakan jangan dijadikan makanan utama atau makanan pokok. Konsumsi mie instan maksimal adalah dua bungkus dalam satu bulan. Jangan makan mie instan setiap hari.

-Jangan campur mie dengan makanan berpengawet lainnya. Hindari makan mie instan ketika sedang sakit ringan sekalipun seperti batuk dan pilek. 

Penutup

Itulah pembahasan singkat mengenai dampak negatif makan mie instan. Makanan yang sangat populer dan mudah ditemui ini sebenarnya boleh-boleh saja untuk dikonsumsi karena toh mie instan diproduksi secara bebas dan sudah diteliti oleh BPOM. Akan tetapi, konsumsi mie instan secara berlebihan dapat menyebabkan dampak negatif bagi kesehatan. Meskipun saat ini produsen mie instan memberikan informasi gizi yang digembor-gemborkan. Tetap saja, kandungan gizi dan nutrisi dalam mie instan kalah jauh dari makanan alami seperti buah dan sayuran.

Satu hal lagi, makan mie instan dapat anda kurangi jika anda kini termasuk sering mengonsumsinya. Demikianlah pembahasan dampak negatif makan mie dari thecuy.com, semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi pembaca.

 

Tinggalkan komentar