Pegadaian Meraih Penghargaan Indonesia’s In-House Counsel Awards 2025

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Pegadaian kembali meraih prestasi dalam tata kelola dan hukum dengan meraih penghargaan bergengsi “Indonesia’s Most Innovative In-House Counsel Team 2025 – Non-Bank Financial Services” pada ajang Indonesia In-House Counsel Awards 2025. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Teja Sukma Gumelar, Plh Kepala Divisi Legal Pegadaian, saat The Indonesian In-House Counsel Summit & Awards 2025. Acara ini adalah kolaborasi antara Hukumonline, Indonesian Corporate Counsel Association (ICCA), dan Asia Pacific Corporate Counsel Alliance (APCCA), yang berlangsung pada 2-3 Oktober 2025 di Nusa Dua, Bali.

Acara tersebut menjadi wadah untuk menghargai profesional hukum perusahaan yang telah berperan penting dalam membangun tata kelola perusahaan yang berintegritas, inovatif, dan berkelanjutan. Dalam pidato penutupan, Teja mengungkapkan kehormatan dan terima kasih atas prestasi yang diraih Pegadaian di bidang hukum. Menurutnya, penghargaan ini menunjukkan keseriusan tim dalam menyelaraskan kepastian hukum dengan kecepatan inovasi bisnis. “Kami percaya, hukum dan tata kelola yang kuat adalah landasan untuk transformasi Pegadaian menjadi pemimpin dalam ekosistem emas dan penggerak inklusi keuangan,” katanya pada Kamis (9/10/2025).

Kemenangan ini mengungkap komitmen Pegadaian untuk menjadi unggulan tidak hanya dalam bisnis, tetapi juga dalam inovasi hukum dan tata kelola. Dengan semakin pesatnya transformasi digital dan tuntutan kepatuhan global, peran tim hukum perusahaan menjadi semakin strategis. Penghargaan “Most Innovative” ini didukung oleh keberhasilan Divisi Legal Pegadaian dalam mengembangkan solusi hukum adaptif, khususnya dalam menyambut tantangan layanan berbasis emas dan pembiayaan digital. Hal ini menjadi lebih signifikan sejak Pegadaian resmi menjadi pelopor Layanan Bank Emas di Indonesia dan meluncurkan superapps Tring!, yang memperkuat ekosistem keuangan dan investasi.

Prestasi ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi Pegadaian, tetapi juga menjadi semangat untuk memperkuat kolaborasi antara hukum dan inovasi dalam mendukung visi korporasi. Hal ini juga mendorong kepastian hukum dalam setiap langkah bisnis serta memperluas akses keuangan yang inklusif bagi masyarakat seluruh Indonesia.

Menurut data terbaru, sektor keuangan non-bank di Indonesia terus berkembang dengan pesat, dengan Pegadaian sebagai salah satu pemain utama yang berkomitmen untuk mengembangkan layanan finansial yang inklusif. Studi kasus menunjukkan bahwa inovasi hukum dalam sektor ini tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memperkuat kepercayaan konsumen. Misalnya, implementasi teknologi blockchain dalam transaksi emas digital telah meminimalisir risiko penipuan dan meningkatkan transparansi.

Dalam mengejar kesempurnaan, Pegadaian terus memfokuskan diri untuk menjadi lebih unggul dalam layanan keuangan berbasis emas. Dengan demikian, mereka tidak hanya mendukung inklusi finansial, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai kalangan. Keniscayaan hukum dan tata kelola yang kuat menjadi fondasi utama untuk meraih visi menjadi pemimpin di ekosistem emas dan penggerak inklusi keuangan. Mari bersama-sama mendukung inovasi dan transformasi yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Tinggalkan Balasan