Pengembangan Spesifikasi BBM Pertamina untuk SPBU Swasta

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Kementerian ESDM mengonfirmasi bahwa spesifikasi BBM yang dihasilkan oleh kilang Pertamina sesuai dengan kebutuhan SPBU swasta. Tidak akan ada tambahan impor BBM untuk SPBU swasta, namun mereka diharapkan untuk sejalan dengan volume dan standar yang ditetapkan Pertamina.

Laode Sulaeman, Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, menjelaskan bahwa spesifikasi BBM telah diatur melalui keputusan dirjen. BBM RON 90 diatur melalui keputusan Dirjen Migas 0486K/10/DJM.2017, sedangkan RON 92 dan RON 95 diatur masing-masing dengan keputusan Dirjen Migas nomor 110.K/MG.01/DJM.2022 dan 0177K/10/DJM.2018.

“Semua sudah ditetapkan dengan jelas, jadi tidak ada alasan untuk ada masalah dengan spesifikasi,” ujarnya setelah rapat dengan SPBU swasta di Jakarta, Selasa (9/9/2025). Laode menambahkan bahwa keputusan untuk membeli BBM dari Pertamina tetap tergantung pada pilihan SPBU swasta, namun ESDM mendorong sinkronisasi dengan Pertamina.

“Setelah rapat, akan dikirimkan surat untuk menjelaskan sinkronisasi, baik volume maupun spesifikasi,” tandasnya. Sementara itu, Dwi Anggia, juru bicara Kementerian ESDM, menyatakan bahwa Pertamina siap menyalurkan BBM ke SPBU swasta yang mengalami kekosongan.

“Pertamina siap, tinggal menyesuaikan mekanisme teknisnya,” katanya. Anggia juga mengungkapkan bahwa Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, sudah menyarankan SPBU swasta untuk membeli BBM dari Pertamina dengan mekanisme B2B untuk mengatasi kekurangan stok. “Mekanismenya sesuai dengan yang disarankan Menteri, yaitu B2B dengan Pertamina,” pungkasnya.

Dari sini terlihat bahwa pemerintah terus upaya untuk memastikan stabilitas pasokan BBM di seluruh Indonesia, dengan menggunakan sinkronisasi antara SPBU swasta dan Pertamina. Hal ini penting untuk menjaga ketersediaan bahan bakar bagi masyarakat, terutama dalam menghadapi musim liburan atau kenaikan aktivitas transportasi. langkah ini juga dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam penyediaan BBM, sehingga konsumen dapat mendapatkan produk yang memenuhi standar kualitas.

Baca Berita dan Informasi Finance lainnya di Finance Page

Tinggalkan Balasan