Prada Lucky Diduga Tewas Dianiaya Senior Setelah 2 Bulan Jadi Prajurit

Jurnalis Berita

By Jurnalis Berita

Prada Lucky Chepril Saputra Namo meninggal dunia diduga akibat tindakan kekerasan yang dilakukan seniornya di lingkungan asrama Teritorial Pembangunan 834 Wakanga Mere, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. Korban yang baru berusia 23 tahun tersebut tercatat sebagai anggota TNI dengan masa pengabdian kurang dari dua bulan.

Menurut keterangan Rafael Davids, paman almarhum, Lucky baru saja menyelesaikan pendidikan militernya pada Februari 2025. “Ia baru sempat menerima gaji selama dua bulan,” ungkap Rafael saat dijumpai di kediaman duka di Kupang. Pelantikan resminya sebagai prajurit TNI dilaksanakan di Rindam IX Udayana, Singaraja, Bali, pada Juni 2025, yang turut dihadiri oleh ibu kandungnya.

Setelah prosesi wisuda, Lucky mengadakan syukuran bersama kerabat sebelum bertugas di Nagekeo. Putra kedua dari empat bersaudara ini merupakan anak pasangan Serma Christian Namo dan Sepriana Paulina Mirpey. Ayahnya sendiri berdinas aktif di Kodim 1627 Rote Ndao.

Rafael menggambarkan kepribadian almarhum sebagai sosok yang rendah hati. “Dia tidak pernah menunjukkan sikap sombong maupun angkuh,” kenangnya. Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Baca juga Berita lainnya di News Page

Tinggalkan Balasan